Sebuah Perjalanan Pertobatan Pribadi!
Apa tindakan paling mulia yang dapat anda capai dalam hidup? Pertanyaan ini dapat dijawab dengan banyak dan beragam cara, tetapi hanya ada satu jawaban yang baik. Kita dipanggil untuk menjadi “Pengorbanan Cinta yang Hidup.” Jalan menuju tujuan itu berpusat pada kebajikan kerendahan hati, kepercayaan, dan belas kasihan.
Menjalani kehidupan cinta pengorbanan yang berkelanjutan mengharuskan anda untuk menjadi mercusuar belas kasihan di dunia ini. Sayangnya, kita hidup di dunia yang dalam banyak hal tidak memiliki belas kasihan. Ini adalah dunia di mana kekerasan dan penilaian adalah norma. Namun, salah satu alasan utama begitu banyak orang kurang belas kasihan di zaman kita adalah karena mereka kurang kerendahan hati dan kepercayaan.
Kita juga hidup di dunia yang penuh dengan penderitaan. Namun sayangnya, penderitaan jarang dipahami sebagai kesempatan untuk mencapai tingkat kesucian tertinggi. Penderitaan jarang diubah menjadi kehidupan pengorbanan. Sebaliknya, sering dialami hanya sebagai beban yang harus dihindari.
Tujuan dari buku ini adalah untuk menawarkan kepada anda undangan untuk melihat lebih dalam jalan menuju kekudusan dan untuk menemukan cara di mana anda dapat menempuhnya dalam hidup anda sendiri. Ajakan ini tidak hanya diberikan untuk membantu anda memahami teologi kekudusan; sebaliknya, itu adalah ajakan untuk menjalaninya.
Kekudusan membutuhkan pilihan yang sangat radikal. Anda tidak bisa menjadi suci dengan menjadi biasa-biasa saja dalam iman anda. Tidak mungkin menjadi rendah hati, percaya dan berbelas kasih kecuali anda bersedia mengubah hidup anda sepenuhnya. Itu mungkin tampak menakutkan pada awalnya. Namun demikian, membuat pilihan yang “menakutkan” untuk memulai jalan menuju kekudusan radikal tidak hanya untuk orang-orang kudus yang agung, itu adalah pilihan yang juga harus dibuat oleh orang berdosa.
Jalan menuju kekudusan dimulai
dengan merangkul dan menjalankan nilai-nilai kerendahan hati, kepercayaan, dan
belas kasihan. Dari sana, jiwa yang rendah hati, percaya dan penuh belas
kasihan mampu hidup berkorban karena mampu mempersatukan semua penderitaan ke
Salib Kristus untuk berbagi hasil yang baik dari pengorbanan itu. Buku ini akan
dimulai dengan mengeksplorasi tiga keutamaan berikut ini sebagai landasan kokoh
untuk hidup suci dan berkorban:
- Kerendahan hati: kebajikan yang berlawanan dengan kesombongan yang memungkinkan anda memalingkan pandangan dari diri sendiri kepada Tuhan dan kepada orang lain. Itu memungkinkan anda untuk terlepas dari ambisi egois dan terikat pada pemberian tanpa pamrih. Kerendahan hati membuka pintu untuk percaya dalam hidup anda karena itu memungkinkan anda untuk beralih ke sumber segala belas kasihan dengan pengabaian dan keyakinan.
- Kepercayaan: kebajikan yang sangat terbantu oleh kerendahan hati, karena kerendahan hati tidak menganggap dirinya mengandalkan kekuatan dan belas kasihan. Tuhan adalah sumber dari segala sesuatu yang baik dalam hidup. Oleh karena itu, berpaling kepada-Nya dengan pengabaian total adalah satu-satunya cara untuk mendapatkan rahmat. Sederhananya, "kepercayaan" berarti seseorang mengandalkan Tuhan untuk segala sesuatu daripada diri sendiri.
- Belas kasihan: hasil dari rendah hati meletakkan semua kepercayaan seseorang pada Tuhan. Belas kasih pertama mencakup penerimaannya dari Hati Kristus dan kemudian distribusinya kepada orang lain. Ini adalah anugerah yang luar biasa!
Jauh lebih mudah untuk memahami keindahan kerendahan hati dan kepercayaan daripada benar-benar merendahkan diri dan menaruh kepercayaan penuh anda pada Tuhan. Jauh lebih mudah untuk berbicara tentang belas kasihan daripada merangkul dan menjalaninya. Nyatanya, masuk ke dalam kebajikan mulia ini akan sangat menyakitkan karena Tuhan menghilangkan kesombongan, keegoisan, ketakutan, keraguan, dan banyak sifat buruk lainnya.
Begitu anda berada di jalan menuju kesucian dan berusaha untuk menjalankan nilai-nilai kerendahan hati, kepercayaan, dan belas kasihan, jangan heran jika anda juga diundang untuk merangkul kehidupan yang sangat menderita dengan cara berkorban. Pikirkan tentang Yesus. Dia sempurna, namun puncak pelayanan-Nya adalah kematian di kayu salib. Kita dipanggil untuk memeluk Salib Kristus yang sama ini.
Kita pada akhirnya menjadi “Pengorbanan Cinta yang Hidup” ketika setiap pengalaman yang kita temui dalam hidup, baik suka maupun duka, dihadapi dengan kebajikan yang tak tergoyahkan saat kita hidup sepenuhnya dipersatukan dengan Salib Kristus. Memperoleh cita-cita tinggi ini membutuhkan komitmen sepenuh hati untuk menjadi lebih sepenuhnya berubah menjadi pribadi yang Tuhan inginkan.
Bacalah buku ini secara perlahan dan lakukan selangkah demi selangkah. Tetaplah dengannya, renungkan pesan yang dibagikan, lihat ke dalam hati anda sendiri dengan jujur, dan berusaha untuk berubah saat anda melakukannya. Ambillah langkah-langkah kecil dan anda akan menemukan diri anda di jalan menuju kekudusan dan kehidupan transformasi radikal di dalam Kristus.
Rahmat Tuhan yang melimpah menanti anda! Menerima rahmat-Nya dan menjadi alat belas kasihan bagi orang lain adalah pengalaman paling mulia dan memuaskan yang dapat anda miliki dalam hidup. Berkomitmenlah pada jalan kekudusan yang menuntut dan anda akan bersyukur telah melakukannya untuk selama-lamanya.
Daftar isi – Jalan Menuju Kekudusan
