-->

Refleksi 132 : Tuhan yang Tidak Dapat Dipahami

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 132 : Tuhan yang Tidak Dapat Dipahami

 

Satu kecenderungan umum yang kita semua miliki adalah rasa ingin tahu. Kita dengan mudah menjadi ingin tahu tentang hampir semua hal, ingin tahu. Majalah, artikel berita, acara, sesi gosip harian, dll, semuanya bertujuan untuk memuaskan rasa ingin tahu kita. Keingintahuan ini harus berubah menjadi keinginan untuk mengenal Tuhan dan semua yang Dia bicarakan kepada kita. Tapi, dengan itu, kita juga harus tahu yang tidak bisa kita ketahui.

 

Hikmat dan Kehendak Tuhan begitu jauh melampaui pikiran dan hati kita yang terbatas sehingga kita tidak akan pernah bisa memahami misterinya. Hidup adalah misteri. Perjuangan dan kesulitan adalah misteri. Cinta adalah sebuah misteri. Namun, saat kita dengan rendah hati menghadapi misteri kehidupan yang tak terhitung jumlahnya, kita juga menghadapi misteri Tuhan yang tidak dapat dipahami.

 

Menariknya, mengetahui bahwa kita tidak tahu, dan memahami bahwa kita tidak dapat memahami, memberi kita misteri besar Allah. Dalam menghadapi Misteri yang tidak dapat dipahami ini, kita berada di hadirat Tuhan. Ini adalah hadiah! Membungkamnya pemahaman kita di hadapan misteri Allah ini memungkinkan kita menghadapi hidup dalam iman. Iman adalah cara mengetahui tanpa memahami sepenuhnya. Ini adalah hadiah yang memungkinkan kita untuk menjalani kehidupan dalam kegelapan, namun dengan kejelasan dan kepastian (Lihat Buku Harian #651). 

Buku Harian Santa Faustina 

(651) Ya Allah yang tak terselami, betapa besarnya kerahiman-Mu! Ia melampaui paduan pengetahuan seluruh umat manusia dan malaikat. Semua malaikat dan semua manusia telah muncul dari lubuk kerahiman-Mu yang lembut. Kerahiman adalah bunga kasih. Allah adalah kasih, dan kerahiman adalah perbuatan-Nya. Dalam kasih, kerahiman itu dikandung; dalam kerahiman, kasih diungkapkan. Segala sesuatu yang aku lihat berbicara kepadaku tentang kerahiman-Nya. Bahkan keadilan Allah sendiri berbicara kepadaku tentang kerahiman-Nya yang tak terbatas sebab keadilan pun mengalir dari kasih. (BHSF #651) 

Renungan

Apakah anda menemukan bahwa anda tidak memahami Tuhan atau jalan-Nya?

Apakah anda melihat hidup anda dan bertanya-tanya, "Mengapa ini?" atau “Kenapa begitu?” atau “Di mana Tuhan dalam semua ini?”

Tuhan dan jalan-Nya adalah sebuah misteri. Tetapi, sebagai sebuah misteri, anda diundang untuk masuk dengan kegelapan iman. Ini hanya akan masuk akal jika anda membiarkan Roh Kudus menembus pikiran anda dan mengajar anda dengan cara yang baru. “Pemahaman” anda tentang Pikiran dan Kehendak Tuhan tidak akan seperti bentuk-bentuk pengetahuan lainnya; sebaliknya, pengetahuan anda akan menjadi baru, pasti, jelas, dalam, namun sekaligus misterius. Biarkan diri anda diajar oleh iman dan anda akan mampu menghadapi setiap dan setiap misteri dan kesulitan yang anda temui dalam hidup.

 


Doa 

Tuhan, oh Misteri yang Tidak Dapat Dipahami! Aku berdiri di hadapan-Mu dalam kekaguman dan kegelapan. Namun dalam kegelapan pemahamanku, aku menegaskan kembali iman dan kepercayaanku kepada-Mu. Saat aku menghadapi misteri hidupku dan, terlebih lagi, misteri hidup-Mu, aku mengizinkan-Mu memakanku dengan karunia iman. Bantu aku untuk percaya tanpa melihat dan mengetahui tanpa memahami. Yang terpenting, aku menginginkan dan memilih untuk menyerahkan hidupku kepada-Mu, oh Misteri yang Tak Terpahami, dan aku memilih-Mu di atas segalanya. Yesus, aku percaya pada-Mu.