-->

Refleksi 145 : Tersesat dalam Kekaguman Cinta

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 145 : Tersesat dalam Kekaguman Cinta

Jatuh cinta bisa membuat seseorang “terpesona”. Bentuk cinta manusia ini mungkin membuat anda tidak bisa berkata-kata sampai batas tertentu, tidak merasa perlu, atau bahkan mungkin, untuk secara akurat mengungkapkan apa yang anda rasakan. Tetapi kasih Tuhan berada di luar pengalaman cinta manusia manapun dan, dengan demikian, ketika dialami pada tingkat yang mendalam, anda akan menemukan diri anda duduk kembali dalam kekaguman dan kekaguman pada Tuhan yang anda cintai.

Tidak ada kata-kata yang dapat menangkap atau mengungkapkan kekaguman dan kekaguman anda akan kemuliaan dan kemegahan Tuhan yang dengannya anda telah tertarik untuk mencintai. Keheningan dan kekaguman anda akan mengatakan jauh lebih banyak daripada yang bisa anda ungkapkan dengan cara lain (Lihat Buku Harian #729). 

Buku Harian Santa Faustina 

(729) Dalam meditasi tentang penciptaan ... pada titik tertentu, jiwaku menjadi begitu erat bersatu dengan Tuhan dan Penciptanya.

Dalam kesatuan ini, aku mengenal tujuan dan misi hidupku. Tujuanku adalah bersatu erat dengan Allah lewat kasih, dan misiku adalah memuji serta memuliakan kerahiman ilahi.

Tuhan telah mengizinkan aku mengetahui dan mengalami hal ini secara jelas dan bahkan secara fisik. Aku tenggelam dalam kekaguman ketika aku mengetahui dan mengalami kasih Allah yang tak terselami ini; dengan kasih itu Allah mengasihi aku. Siapakah Allah - dan siapakah aku? - Aku tidak dapat merenungkan masalah ini lebih lanjut. Hanya kasih yang dapat memahami perjumpaan antara dua roh ini, yakni Allah-Roh dan jiwa-yang-tercipta. Semakin aku mengenal Allah, semakin dalam aku tenggelam di dalam Dia dengan segenap kekuatanku. (BHSF #729) 

Renungan

Apakah anda sudah jatuh cinta? 

Lebih khusus lagi, apakah anda sudah jatuh cinta pada Tuhan anda? 

“Jatuh cinta”, karena berhubungan dengan Tuhan, bukan hanya nafsu atau emosi manusia, itu adalah kerinduan spiritual yang menghabiskan jiwa anda dan membuat anda puas di hadirat-Nya. Pengalaman persatuan spiritual dengan Tuhan adalah semua yang anda butuhkan dalam hidup untuk menemukan pemenuhan dan itu akan menjadi sumber dari semua yang anda lakukan dalam hidup, di mana tindakan anda akan semata-mata diarahkan pada kasih Tuhan, kekasih anda. 

Renungkan kedalaman cinta anda kepada Tuhan dan jika anda tidak melihat cinta ini hidup dalam hidup anda, beri tahu Tuhan bahwa anda menginginkannya dan mencari Dia dengan sekuat tenaga. 

 


Doa

Tuhan, aku mencintai-Mu dan ingin dicintai oleh-Mu. Aku tahu cintaku jauh dari sempurna. Tuhan, bantu aku untuk mencari-Mu lebih dekat dan bertemu dengan-Mu dengan cara yang paling intim. Semoga jiwaku dipenuhi dengan kerinduan akan-Mu, dan saat aku bertemu dengan-Mu semoga aku memandang kemuliaan dan kemegahan-Mu. Semoga aku benar-benar “tersesat” dalam kekagumanku yang dalam kepada-Mu, Tuhanku. Yesus, Engkau andalanku.