-->

Refleksi 156 : Tuhan adalah Perlindungan Kita

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 156 : Tuhan adalah Perlindungan Kita 

Ada saat-saat dalam hidup ketika rasa takut memasuki hidup anda. Anda mungkin memiliki beberapa tugas yang menakutkan di depan anda, atau mungkin berjalan di jalan yang tidak diketahui. 

Ini, dan banyak pengalaman lain dalam hidup, dapat menjadi penyebab ketakutan dan kecemasan. Ketakutan akan hal yang tidak diketahui terutama bisa menjadi sangat menyita. Tetapi itu tidak perlu jika Tuhan menyertai anda dan selalu menjadi Perlindungan anda. 

Yesus ingin agar anda berpaling kepada-Nya dalam kepercayaan dan kesederhanaan seperti anak kecil, mengetahui bahwa Dia akan memimpin anda melalui kehidupan di setiap langkah. Kita tidak perlu takut jika mata dan hati kita tertuju kepada-Nya. Dia tidak akan pernah meninggalkan kita (Lihat Buku Harian #797). 

Buku Harian Santa Faustina 

(797) Ketika aku sedang dicekam oleh suatu rasa takut karena aku harus tinggal sendirian di luar Kongregasi untuk waktu yang begitu lama, Yesus berkata kepadaku, 

“Engkau tidak akan sendirian sebab Aku menyertaimu senantiasa dan di mana-mana. Dekatlah pada Hati-Ku, janganlah takut akan suatu pun. Aku sendiri yang menginginkan keberangkatanmu. Ketahuilah bahwa mata-Ku mengikuti setiap gerak hatimu dengan penuh perhatian. Aku sedang membawa engkau ke dalam pengasingan supaya Aku sendiri dapat membentuk hatimu seturut rencana-rencana masa depan-Ku. 

Apakah yang engkau takutkan?

Kalau engkau bersama-Ku, siapakah yang berani menyentuhmu? 

Bagaimanapun Aku sangat senang bahwa engkau mempercayakan ketakutan-ketakutanmu kepada-Ku, Putri-Ku, katakanlah segala sesuatu kepada-Ku dengan cara yang sungguh sederhana dan manusiawi; dengan cara ini, engkau akan memberi-Ku sukacita yang besar. 

Aku memahami engkau sebab Aku ini Allah-Manusia. Bahasa sederhana yang dituturkan hatimu ini lebih menyenangkan Hati-Ku daripada madah-madah yang digubah untuk menghormati-Ku. 

Ketahuilah, Putri-Ku, bahwa semakin sederhana bicaramu, akan semakin kuat engkau menarik Aku kepadamu. Dan sekarang, tenangkanlah hatimu di dekat Hati-Ku. Taruhlah penamu dan bersiaplah untuk berangkat.”  (BHSF #797) 

Renungan 

Apa yang paling kamu takuti dalam hidup?

Apa tentang masa depan anda yang membuat anda khawatir?

Apakah hal yang tidak anda ketahui menyebabkan banyak kecemasan?

Ketahuilah bahwa Tuhan ingin membebaskan anda dari beban berat ini dengan mengundang anda untuk berlindung di Hati Kudus-Nya. Dengan berpaling kepada-Nya, sebagai seorang anak, anda akan terbebas dari rasa takut yang cukup membebani. 

Renungkan ketakutan anda hari ini dan kemudian kembalilah kepada Tuhan dengan sikap pasrah. Saat anda melakukannya, Dia akan mengangkat mereka dari anda, menggantikannya dengan damai sejahtera-Nya yang sempurna.

 


Doa

Tuhan, aku berpaling kepada-Mu dalam kecemasan dan ketakutanku. Aku percaya kepada-Mu dalam segala hal dan berdoa agar Engkau meningkatkan kapasitasku untuk beriman dan berharap kepada-Mu. Tolong jadilah tempat perlindunganku dan beri aku kepercayaan diri seorang anak, untuk berpaling kepada-Mu di saat aku membutuhkan. Yesus, Engkau andalanku.