-->

Refleksi 157 : Pengambilan Keputusan Moral

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 157 : Pengambilan Keputusan Moral 

Apakah anda pernah berjuang dengan membuat keputusan moral yang tepat? 

Ini terjadi sebagai akibat dari sifat manusia yang jatuh. Kita mudah bingung dalam hidup dan dapat dengan mudah gagal memahami Pikiran dan Kehendak Tuhan. 

Jadi apa yang harus anda lakukan? 

Ketahuilah bahwa hati nurani anda adalah tempat kudus di mana Tuhan harus diundang. Ketika diundang, Dia akan datang dan tinggal di sana untuk mengajari anda segala sesuatu. Ketika menghadapi keputusan dalam hidup, berdoa, mencari nasihat dari orang lain, dan mencari banyak kebenaran yang diungkapkan melalui Kitab Suci dan Gereja kita. Ini semua adalah sumber Rahmat Allah. Setelah itu, jika anda benar-benar mencari Tuhan dan Kehendak-Nya yang kudus, bertindaklah sesuai perintah hati nurani anda. Dengarkan, percaya, dan lakukan. Jika di kemudian hari anda melihat bahwa anda telah berbuat salah, jangan ragu untuk berubah. Tapi jangan ragu untuk bergerak maju dengan cara anda mendengar Tuhan kita mengarahkan anda. (Buku Harian #800). 

Buku Harian Santa Faustina 

(800) Asas Moral 

Kalau orang tidak tahu mana yang lebih baik, ia harus merenungkan, mempertimbangkan, dan mencari nasihat sebab orang tidak boleh bertindak dengan hati nurani yang tidak pasti. Kalau engkau sedang bimbang, berkatalah dalam hati, 

“Apa pun yang aku lakukan akan mendatangkan kebaikan. Sebab aku mempunyai maksud untuk berbuat baik.” 

Orang tidak boleh kecewa kalau, sesudah beberapa waktu, menyadari bahwa hal-hal itu tidak baik. Allah memperhatikan maksud hati yang ada pada kita saat mulai melakukan sesuatu, dan akan memberi ganjaran yang sesuai. Inilah asas yang harus kita ikuti.. (BHSF #800) 

Renungan 

Apakah anda berjuang dengan membuat keputusan dalam hidup? 

Apakah anda khawatir bahwa anda menyinggung Tuhan kita? 

Jika demikian, lepaskan kekhawatiran ini karena itu mungkin hasil dari hati nurani yang teliti. Sebaliknya, lakukan uji tuntas anda dengan mencari nasihat yang masuk akal dari orang lain yang anda percaya, mencari bimbingan dari Kitab Suci dan dari Gereja kita, berdoa dan menyerahkan diri anda kepada Tuhan dan Kehendak Kudus-Nya, dan kemudian percaya hati nurani anda dan bertindak. Pikirkan tentang keputusan yang mungkin anda perjuangkan saat ini. Kerjakan proses ini dan serahkan sisanya kepada Tuhan kita yang penuh belas kasihan.

 


Doa

Tuhan, tolonglah aku untuk mencari Kehendak-Mu yang kudus dalam segala hal, untuk mengetahui Kehendak-Mu yang kudus dan untuk melakukannya dengan penuh keyakinan. Beri aku juga, rahmat kerendahan hati untuk berubah ketika aku melihat bahwa aku telah berbuat salah. Berkatilah aku, Tuhan yang terkasih, dengan hati nurani yang bersih sehingga aku dapat selalu memuliakan-Mu dalam kebebasan dan cinta.Yesus, Engkau andalanku.