-->

Refleksi 172 : Berserah dalam Kesabaran

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 172 : Berserah dalam Kesabaran 

Apakah anda mempunyai sikap hati yang sabar? 

Baik kesabaran maupun ketidaksabaran lahir dari perjuangan dalam kehendak anda. Ada banyak waktu dalam hidup ketika kehendak anda ditarik oleh sesuatu selain Tuhan, menginginkan sesuatu yang Tuhan tidak menuntun anda. 

Kesabaran adalah kebajikan yang memungkinkan anda untuk melangkah mundur, mengambil napas dalam-dalam, dan mengarahkan kembali kehendak anda kepada apa yang telah dipilihkan hanya oleh Tuhan untuk anda. 

Kesabaran adalah karunia kekuatan di dalam diri anda untuk menyangkal kecenderungan langsung anda sendiri dalam menghormati apa yang Tuhan dengan lembut berbicara kepada hati anda. Ketika anda memiliki kesabaran, anda tidak dikendalikan oleh kebingungan yang disebabkan oleh emosi anda yang tidak teratur atau perasaan dan keinginan yang tidak terkendali. 

Kesabaran membawa keteraturan, fokus, dan tujuan. Dan karunia kesabaran, ketika memungkinkan anda untuk menyerahkan kehendak anda kepada Kehendak Ilahi, memberikan kemuliaan yang tak terukur kepada Tuhan (Lihat Buku Harian#904). 

Buku Harian Santa Faustina 

(904) Dalam meditasiku, aku mendengar kata-kata ini, 

“Putri-Ku, dengan sabar menyerahkan diri kepada kehendak-Ku, engkau memberi-Ku kemuliaan yang paling besar, dan engkau memperoleh bagi dirimu sendiri pahala yang lebih besar daripada yang dapat engkau peroleh lewat puasa atau mati raga mana pun. Ketahuilah, Putri-Ku bahwa kalau engkau menundukkan kehendakmu kepada kehendak-Ku, engkau menarik perkenan istimewa-Ku atas dirimu. Pengurbanan ini menyenangkan hati-Ku dan sangat manis rasanya. Aku sangat puas menikmatinya; ada kekuatan di dalamnya.” (BHSF #904) 

Renungan

Seberapa sabar seseorang?

 

Apa yang paling mengontrol tindakan anda dan memengaruhi keputusan anda?

 

Apakah anda lebih dikendalikan oleh keinginan anda yang tidak teratur, atau oleh Tuhan?

 

Renungkan pertanyaan ini hari ini dan lakukan tindakan penyerahan kehendak Anda pada Kehendak Tuhan. Membuat pilihan ini akan segera menguatkan Anda dan memunculkan kebajikan kesabaran dalam jiwa Anda.

 


Doa

Tuhan, terkadang aku sangat tidak sabar. Aku membiarkan banyak perasaan, emosi, dan nafsu mengendalikanku dan mendikte tindakanku. Aku menyerahkan kehendakku kepada-Mu hari ini. Semoga Kehendak Ilahi-Mu terjadi dalam segala hal daripada kehendakku sendiri. Yesus, aku percaya pada-Mu.