-->

Refleksi 205 : Benteng Perdamaian

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 205 : Benteng Perdamaian 

Damai sejahtera Tuhan adalah seperti benteng di mana kita harus berlindung dari semua serangan luar dari si jahat. Di luar benteng ini kita terkena semua serangan jahat ini. Panah kemarahan, penindasan, penipuan, dan kecemburuan dapat merusak kita tanpa perlindungan suci dari Kedamaian Tuhan. Tetapi di dalam tembok benteng ini, Tuhan melindungi kita dari semua yang berusaha menyakiti kita. Carilah perlindungan dalam Kerahiman Tuhan dan biarkan itu membentuk penghalang kedamaian, melindungi Anda dari kejahatan dunia. Jangan biarkan serangan ini menembus penghalang ini; sebaliknya, tetaplah puas dengan Tuhan dan biarkan Dia bekerja pada Anda dalam keamanan tempat perlindungan-Nya (Lihat Buku Harian #1067). 

Buku Harian Santa Faustina 

(1067) 28 Maret. Hari Kebangkitan. 

Dalam misa kebangkitan, aku melihat Tuhan dalam keindahan dan semarak, dan Ia berkata kepadaku, 

“Putri-Ku, damai sertamu.” 

Ia memberkati aku dan menghilang, dan jiwaku dipenuhi dengan kegembiraan serta sukacita yang tak terperikan. Hatiku dikuatkan untuk menjalani pergumulan dan penderitaan-penderitaan. (BHSF #1067) 

Renungan 

Apa yang berusaha menghancurkan kedamaian anda? 

Apa yang mengguncang anda dan mengganggu anda dari dalam? 

Ketahuilah bahwa Tuhan ingin melindungi anda dan memberi anda perlindungan. Carilah damai sejahtera-Nya. Carilah Dia dan Dia akan memberimu damai sejahtera-Nya. Kedamaian adalah karunia yang berada di luar deskripsi dan pemahaman manusia. Ini adalah tempat aman yang akan melindungi jiwa anda dari kejahatan sehari-hari dan serangan si jahat. 

Apakah anda tahu damai Tuhan? 

Apakah mata anda tertuju dengan teguh pada karunia Kerahiman-Nya ini?

Carilah Yesus dengan segenap hati anda dan anda pasti akan mengetahui damai sejahtera-Nya. Dan dalam naungan kedamaian itu, Tuhan akan melakukan hal-hal besar bagi anda, jika anda mengizinkan-Nya.

 


Doa 

Tuhan, aku mempercayakan kepada-Mu perlindungan jiwaku. Aku memberikan kepada-Mu semua kerinduan, harapan, keinginan, dan kelemahan batinku. Silakan datang dan bentuk penghalang perlindungan di sekitarku sehingga aku dapat bertemu Engkau di tempat suci ini di dalam. Aku berterima kasih kepada-Mu atas cinta Rahmat-Mu yang menyelimutiku dan menghasilkan rasa manis dan kekuatan. Aku mencintai-Mu, Tuhanku, dan mempercayakan diriku dalam pemeliharaan-Mu yang sempurna.  Yesus, aku percaya pada-Mu.