-->

Refleksi 207 : Mengambil Penghiburan dalam Hati Kristus

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 207 : Mengambil Penghiburan dalam Hati Kristus 

Anak-anak sering kali menemukan kenyamanan besar ketika meringkuk dalam dekapan orang tua yang penuh kasih dan lembut. Ada kebahagian besar karena dipeluk erat-erat dalam pelukan cinta ini. Ketakutan dan kekhawatiran hilang pada saat-saat seperti ini dan kedamaian serta penghiburan dipulihkan ketika kesusahan datang. 

Jadi itu harus dengan Tuhan kita. Kita harus mencari kenyamanan spiritual yang datang dari membawa diri kita yang lelah ke sumber segala kenyamanan. Mendekatlah ke Hati Tuhan kita membawa kedamaian di tengah gejolak apapun. Stres, frustrasi, sakit hati dan kebingungan dihilangkan dan diganti dengan rasa percaya diri dan keamanan. 

Hati Tuhan bergema sedemikian rupa sehingga mengundang kita untuk berlindung dalam iramanya. Belas kasih dan Rahmat-Nya didistribusikan dengan setiap ketukan saat Darah Berharga-Nya menutupi kita sebagai selimut rahmat.(Lihat Buku Harian #1074). 

Buku Harian Santa Faustina 

(1074) Ketika aku pergi untuk adorasi, aku mendengar kata-kata ini, 

“Putri-Ku terkasih, tulislah kata-kata ini: hari ini hati-Ku telah beristirahat di dalam biara ini. Beritakanlah kerahiman-Ku dan kasih-Ku kepada dunia. 

Api kerahiman berkobar-kobar di dalam diri-Ku. Aku ingin menumpahkannya ke atas jiwa-jiwa manusia. Oh, betapa pedihnya penderitaan yang mereka timpakan pada-Ku apabila mereka tidak mau menerimanya!” 

“Putri-Ku, lakukanlah apa saja yang dapat engkau lakukan untuk menyebarkan devosi kepada kerahiman-Ku. AKu akan menggenapi apa yang tidak dapat engkau lakukan. Katakan kepada umat manusia yang sedang sakit ini supaya mereka mendekatkan diri kepada Hati-Ku yang Maharahim, dan Aku akan memenuhinya denga damai.” 

“Putri-Ku, katakan [kepada semua orang] bahwa Aku adalah Sang Kasih dan Sang Kerahiman sendiri. Apabila jiwa menghampiri Aku dengan penuh pengharapan, Aku akan memenuhinya dengan rahmat yang sedemikian melimpah sampai ia tidak mampu menampungnya di dalam dirinya sendiri, dan akan meluapkannya kepada jiwa-jiwa yang lain.” (BHSF #1074) 

Renungan 

Dalam doa anda, apakah anda dapat mengambil kenyamanan dan penghiburan di Hati Tuhan kita yang Maha Penyayang? 

Renungkan keintiman yang anda diundang untuk berbagi. Ini adalah keintiman di luar kenyamanan manusia dan mendistribusikan rahmat yang membanjiri jiwa anda dengan Rahmat dan kedamaian. Renungkan gambaran seorang anak kecil yang merasa nyaman dalam pelukan orang tua yang pengasih. Ini hanyalah sekilas perhatian yang ingin ditunjukkan oleh Tuhan kita kepada anda.

 


Doa 

Bapa Surgawi, tarik aku dekat dengan-Mu dan ke Hati Putra-Mu. Semoga aku berpaling kepada-Mu dalam segala hal dan di setiap saat kesusahan dalam hidupku. Aku mempercayakan diriku kepada-Mu dan berpegang teguh pada Hati-Mu yang dipenuhi dengan belas kasih dan cinta. Semoga Hati-Mu menjadi tempat peristirahatan jiwaku yang lelah. Aku mencintai-Mu Tuhanku dan aku berlindung hanya kepada-Mu dan hanya kepada-Mu. Yesus, aku percaya pada-Mu.