-->

Refleksi 235 : Panggilan Sederhana untuk Belas Kasih

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 235 : Panggilan Sederhana untuk Belas Kasih 

Saat kita tumbuh lebih dalam dalam iman kita, mudah untuk menganggap bahwa hidup akan menjadi lebih kompleks. Misalnya, ketika seseorang mulai belajar matematika, setiap mata pelajaran yang diambil dibangun di atas pelajaran sebelumnya, dan pelajaran menjadi lebih menantang dan sulit seiring berjalannya waktu. Tetapi dalam arti tertentu kebalikannya benar dengan kehidupan iman kita. Semakin dalam kita menceburkan diri ke dalam Lautan Kerahiman, semakin kita menyadari kesederhanaan Tuhan kita. 

Meskipun Tuhan tidak terbatas dan sepenuhnya di luar pemahaman kita, Dia juga sangat sederhana. Padahal, semakin dalam kita masuk ke dalam Rahmat-Nya, semakin kita menyadari bahwa misteri kehidupan tidak serumit yang dulu kita pikirkan. Kita mulai menyadari bahwa misteri Allah membawa kita terus-menerus kembali ke kebenaran sederhana bahwa kita dipanggil untuk beristirahat di Hati Tuhan Ilahi kita yang rendah hati (Lihat Buku Harian #1211). 

Buku Harian Santa Faustina 

(1211) Ya Yesus yang maharahim, sedari hakikat-Mu, Engkau mengasihani dan mengampuni kami. Janganlah memperhitungkan dosa-dosa kami, tetapi perhatikanlah keyakinan kami akan kebaikan-Mu yang tak terbatas. Terimalah kami semua dalam Hati-Mu yang maharahim, dan jangan pernah membiarkan kami pergi dari-Nya untuk selamanya. Semua ini kami mohon demi kasih yang menyatukan diri-Mu dengan Bapa dan Roh Kudus. 

Oh, Kerahiman Ilahi yang mahakuasa, dan keselamatan orang-orang berdosa, Engkau adalah samudra kerahiman dan belas kasih; Engkau membantu semua orang yang dengan rendah hati memohon pertolongan-Mu. 

Bapa yang kekal, dengan tatapan mata-Mu yang penuh kerahiman, pandanglah seluruh umat manusia, khususnya orang-orang berdosa yang malang, semua yang direngkuh dalam Hati Yesus yang maharahim. Demi Sengsara-Nya yang pedih, tunjukkanlah kerahiman-Mu yang mahakuasa untuk selama-lamanya. Amin. (BHSF #1211) 

Renungan 

Renungkan panggilan yang telah diberikan kepada anda untuk masuk ke dalam Kerahiman Tuhan. 

Apakah anda merasa hidup ini sulit, membingungkan atau luar biasa? 

Jika demikian, mungkin sudah waktunya untuk mundur dan memeriksa kembali pemikiran anda. Panggilan Tuhan sangat sederhana. Untuk menjawab panggilan itu, anda mungkin perlu mengesampingkan kerumitan hidup yang tampak dan terjun ke dalam kesederhanaan Kehendak-Nya. 

Tidak perlu gelar doktor untuk memahami kesederhanaan yang mendalam ini. Tetapi ketika anda menerima kesederhanaannya, anda juga akan menemukan kedalaman dan keindahannya dengan cara baru. 

Renungkan, hari ini, pada panggilan sederhana ini dan selami dengan kepolosan dan kepercayaan seorang anak dan anda akan menemukan hikmat Tuhan yang dalam.

 


Doa

Tuhan, aku mencintai-Mu dan ingin mengenal-Mu dan Kehendak-Mu yang kudus. Beri aku rahmat untuk terjun ke Lautan Kerahiman-Mu dan, dalam kesederhanaan tindakan ini, untuk berkomitmen penuh kepada-Mu.  Yesus, aku percaya pada-Mu.