-->

Refleksi 244 : Bekerja Sampai Akhir Dunia

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 244 : Bekerja Sampai Akhir Dunia 

Jika anda bekerja, siang dan malam, menyebarkan pekerjaan Tuhan, ini bagus. Buah yang baik akan datang dari komitmen anda untuk melayani Kehendak Tuhan dan untuk menyebarkan Kerahiman Ilahi-Nya. Namun kita juga harus menyadari bahwa Tuhan sanggup memakai kita untuk menyebarkan Rahmat-Nya sampai akhir dunia. Bagaimana? Hanya Tuhan yang tahu. Tetapi Dia ingin menggunakan anda untuk tujuan ini. 

Beberapa, seperti Santo Faustina, digunakan untuk menggerakkan pengabdian kepada Kerahiman Ilahi dan pengabdian itu akan berlanjut sampai Yesus kembali. Yang lain, dan mungkin sebagian besar dari kita, dipanggil untuk berkontribusi pada karya Rahmat yang abadi dengan berbagai cara lain. 

Misalnya, satu tindakan amal akan membawa kebaikan dalam kehidupan orang lain yang dapat mengubah mereka sedemikian rupa sehingga akan menggerakkan karya Rahmat yang abadi. Atau pertimbangkan doa anda untuk mereka yang dipercayakan dengan tanggung jawab khusus seperti berdoa untuk Paus, uskup atau imam. Atau pertimbangkan fakta bahwa kekudusan anda yang dicapai di sini dan sekarang akan diagungkan di Surga dan akan memungkinkan anda untuk bersyafaat bagi Gereja untuk selamanya. 

Rajin-rajinlah sekarang dalam pekerjaan anda menyebarkan Rahmat Tuhan tetapi juga menyadari bahwa pekerjaan ini harus berlanjut sampai kekekalan. Fokus pada ini sebagai tujuan anda dan Tuhan akan menggunakan pekerjaan anda saat ini dengan cara yang tak terbayangkan sepanjang waktu (Lihat Buku harian #1256). 

Buku Harian Santa Faustina 

(1256) 30 Agustus. 

Pagi ini, Pastor Dr.Sopocko meninggalkan biara. Ketika aku membenamkan diri dalam doa syukur karena rahmat besar yang telah aku terima dari Allah, yakni bahwa dapat bertemu dengan Pastor Sopocko, aku bersatu secara istimewa dengan Tuhan yang berkata kepadaku, 

“Ia adalah imam yang sesuai dengan Hati-Ku; usaha-usahanya menyenangkan Aku. Engkau tahu, Putri-Ku, bahwa kehendak-Ku harus dilaksanakan, dan bahwa yang telah Kujanjikan kepadamu akan Kulaksanakan. Lewat dia, Aku menyebarkan penghiburan kepada jiwa-jiwa yang menderita dan terbebani. Karena dia, Aku merasa senang bahwa devosi kepada kerahiman-Ku dimaklumkan. Dan lewat karya kerahiman ini lebih banyak jiwa akan menghampiri Aku daripada lewat cara lain, yaitu lewat absolusi yang ia berikan siang dan malam sepanjang sisa hidupnya sebab dengan berbuat demikian, ia dapat bekerja hanya selama hayat di kadung badan; sedangkan berkat karya kerahiman, ia dapat bekerja sampai akhir dunia.”  (BHSF #1256) 

Renungan 

Ketika anda berpikir tentang pekerjaan yang Tuhan percayakan kepada anda, apakah anda melihatnya sebagai sesuatu yang dapat memiliki konsekuensi kekal?

Apakah anda melihat diri anda sebagai “mata rantai” yang dengannya Tuhan ingin memperkuat Gereja sepanjang waktu? 

Terbukalah untuk tujuan ini dan izinkan Tuhan menggunakan anda dengan cara yang tidak pernah anda impikan sendiri. 

 


Doa 

Tuhan, hidupku adalah milik-Mu. Aku menyerahkan diriku kepada-Mu dengan tujuan menyebarkan Rahmat-Mu sekarang dan selamanya. Gunakan aku seperti yang Engkau kehendaki, Tuhan yang terkasih. Aku menawarkan diriku sebagai instrumen Kerahiman-Mu yang rela di dunia kami.  Yesus, Engkau andalanku.