-->

Refleksi 248 : Sumber Daya Tidak Terbatas

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 248 : Sumber Daya Tidak Terbatas 

Bayangkan jika anda menemukan sumber-sumber daya alam yang tidak terbatas dengan membuat mesin yang mengubah hanya sedikit oksigen menjadi energi yang tidak terbatas. Yang harus anda lakukan adalah menyalakan mesin yang anda buat dan energi dihasilkan tanpa henti. Itu akan menjadi penemuan yang luar biasa. 

Tetapi sesuatu seperti ini memang ada pada tingkat spiritual. “Oksigen” yang digunakannya adalah kesengsaraan dan dosa kita. Dan "pembangkit" adalah Hati Yesus. “Energi” yang dihasilkannya adalah Rahmat Tuhan yang tak berkesudahan. Jika kita hanya dapat memahami hal ini maka dunia kita akan dibanjiri dengan sumber daya supernatural ini hingga tingkat yang tak terbatas. Kita harus menyadari bahwa Tuhan mengubah kesengsaraan kita dalam hidup ketika kita mempersembahkannya kepada-Nya. 

Sebenarnya, ini adalah hasrat-Nya yang membara. Hati-Nya rindu untuk mengubah kesengsaraan anda menjadi Rahmat-Nya sehingga hidup anda sendiri akan dipenuhi dengan kelimpahan dan agar, melalui anda, dunia akan dipenuhi dengan kelimpahan. Berikan kepada Tuhan kesengsaraan dan dosa anda dan biarkan Dia mengubahnya tanpa henti (Lihat Buku Harian #1273). 

Buku Harian Santa Faustina 

(1273) Yesus [berkata], 

“Putri-Ku, apakah engkau mengira bahwa yang engkau tulis mengenai kerahiman-Ku itu sudah cukup? Apa yang sudah engkau tulis itu hanyalah satu tetes air dibandingkan dengan samudra. Aku adalah Sang Kasih dan Sang Kerahiman sendiri.  Tidak ada kepapaan yang dapat bertanding dengan kerahiman-Ku, juga tidak ada kepapaan yang akan menyerap habis kerahiman-Ku sebab setiap kali diberikan, [kerahiman-Ku] makin meningkat. Jiwa yang mengandalkan Kerahiman-Ku adalah jiwa yang paling beruntung sebab Aku sendiri akan menjaganya.” (BHSF #1273) 

Renungan 

Apa pendapat anda tentang kesengsaraan dan dosa anda sendiri? 

Apakah anda menyembunyikannya, menutupinya, mengabaikannya dan berpura-pura tidak ada? 

Apakah anda menjalani hidup dengan menghadirkan ilusi hidup yang bebas dosa dan bebas kesengsaraan? 

Beberapa melakukan ini dan yang lain pergi ke ekstrim yang berlawanan, berkubang dalam mengasihani diri sendiri dan mewujudkan kesengsaraan mereka agar semua orang melihat seolah-olah kesengsaraan mereka adalah lencana kehormatan. 

Tidak ada pendekatan yang membantu. Satu-satunya pendekatan yang membantu adalah dengan menyerahkan dosa dan semua kesengsaraan anda kepada Hati Yesus. Anda bisa melakukan ini. Anda hanya perlu membuat pilihan untuk melakukannya. Lakukan hari ini. Mulailah melakukan tindakan penyerahan total ini dan anda akan menemukan kekuatan ajaib di dalam Hati Yesus untuk mengubah segalanya menjadi Kerahiman.  

 


Doa 

Oh Hati Yesus, aku berlari kepada-Mu dengan kesengsaraan dan rasa sakitku dan aku menyerahkan dosaku kepada-Mu, Tuhan yang terkasih. Tolong ubahlah menjadi Kerahiman-Mu, memungkinkan pemberian ini menjadi sumber rahmat yang tiada akhir. Yesus, Engkau andalanku.