Refleksi Harian Tentang
Kerahiman
Ilahi
365 Hari bersama Santa
Faustina
Refleksi 254 : Divinisasi / Pengilahian
Panggilan hidup kita dapat digambarkan sebagai panggilan untuk keilahian. Apa artinya ini? Artinya Tuhan datang ke Bumi dan mengambil sifat manusia kita untuk menarik kita ke dalam kehidupan-Nya. Kita, dalam arti tertentu, dipanggil untuk menjadi Tuhan. Ide “pengilahian” ini umum di antara para bapa Gereja mula-mula seperti Irenaeus, Yustinus Martir, Athanasius, Klemens dari Aleksandria, dan St. Agustinus.
Bukannya kita harus menjadi Tuhan dalam arti sifat kita menjadi ilahi, ini akan menjadi bid'ah. Sebaliknya, kita dipanggil untuk menjadi Tuhan dalam arti bahwa kita harus berbagi dalam kehidupan ilahi-Nya, menjadi satu dengan Dia dalam kesatuan yang sempurna. Seolah-olah Tuhan adalah Samudra dan kita adalah setetes air yang terjun ke Samudra itu. Meskipun partikel-partikel tertentu dari tetesan air yang mewakili kita tetap satu tetes itu, ia diserap oleh air Samudera yang mewakili Tuhan. (Lihat Buku Harian #1289).
Buku
Harian Santa Faustina
(1289) Yesus yang amat manis, nyalakanlah api cintaku kepada-Mu dan ubahlah aku menjadi diri-Mu sendiri. Ilahikanlah aku sehingga perbuatan-perbuatanku dapat menyenangkan Engkau. Kiranya semua ini digenapi oleh kuasa komuni kudus yang setiap hari aku sambut.
Oh, betapa besarnya kerinduanku untuk sepenuhnya diubah menjadi Engkau, o Tuhan! (BHSF #1289)
Renungan
Renungkan panggilan anda untuk menjadi diilahi. Konsep ini masuk ke inti panggilan Kristiani kita karena mengungkapkan kesatuan yang kuat yang kita dipanggil untuk memiliki dengan Allah kita yang penuh belas kasih. Dia ingin anda berbagi dalam hidup-Nya dan menjadi satu dengan-Nya dalam segala hal. Meskipun ini mungkin sulit untuk dipahami, anda harus menerimanya sebagai panggilan iman anda. Renungkan konsep ini hari ini dan beri tahu Tuhan kita bahwa anda memberikan diri anda kepada-Nya untuk menjadi satu dengan-Nya dan berbagi dalam kehidupan-Nya.
Doa
Tuhan, tolong datang kepadaku dan keilahian aku sesuai dengan Kehendak-Mu yang sempurna dan Belas Kasihan yang melimpah. Aku berterima kasih kepada-Mu karena memanggilku untuk panggilan hidup yang begitu mulia dan tinggi dan aku menerima undangan ini dari-Mu. Hidupku adalah milik-Mu, ya Tuhan, ubahlah aku, konsumsilah aku dan lakukan denganku seperti yang Engkau kehendaki. Yesus, Engkau andalanku.

