-->

Refleksi 273 : Tidak Ada Ikatan Duniawi, Hanya Kasih Tuhan

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 273 : Tidak Ada Ikatan Duniawi, Hanya Kasih Tuhan 

Puncak dari hubungan kita dengan Tuhan salah satunya termasuk dilucuti dari setiap ikatan duniawi lainnya sehingga tidak ada yang menahan kita untuk berlari menuju Tuhan dengan hasrat dan tujuan yang besar. 

Kita harus dibebaskan dari setiap keterikatan dalam hidup ini sehingga satu keterikatan kita adalah Tuhan dan Kehendak-Nya yang suci. Ini tidak berarti kita harus mengabaikan kasih kita kepada orang lain. Ini terutama berlaku dengan cinta keluarga. Cinta untuk anggota keluarga anda harus memiliki fokus khusus dan menjadi total dan tidak dapat dibatalkan. 

Namun, ada perbedaan antara mencintai keluarga anda dengan cinta yang sempurna dan terikat dengan mereka secara duniawi. Faktanya, detasemen suci diperlukan jika anda ingin mencintai dengan Hati Kristus.

Mengasihi Yesus sebagai satu-satunya keinginan anda dalam hidup akan mengarahkan anda kepada-Nya melalui orang lain. Anda akan mengasihi Kristus dalam keluarga anda dan dalam semua aspek panggilan duniawi anda. Tetapi cinta anda untuk semua akan menjadi cinta untuk Kristus ketika anda mencintai Dia dengan cinta yang sempurna ini. Ketika ini terjadi, setiap keterikatan lainnya akan diubah menjadi kasih anda kepada Allah (Lihat Buku Harian #1365). 

Buku Harian Santa Faustina 

(1365) O Kasih yang kekal, Engkau telah menyalakan hidup baru di dalam diriku, suatu hidup penuh kasih dan hidup yang sarat dengan kerahiman. Topanglah aku dengan rahmat-Mu agar aku dapat memberikan jawaban yang pantas kepada panggilan-Mu sehingga apa pun yang Engkau kehendaki terjadi dalam jiwa-jiwa berkat aku, sungguh akan digenapi.  

Ya Allahku, aku telah menyaksikan cemerlangnya fajar abadi. Maka, seluruh jiwaku berlari menuju Engkau, o Tuhan; tidak ada lagi suatu pun yang menghalangi aku, tidak ada suatu pun yang mengikat aku ke bumi. Tolonglah aku, o Tuhan, untuk menjalani sisa hidupku dengan sabar. Di hadapan Keagungan-Mu, kurban kasihku bernyala tanpa henti tetapi sedemikian tersembunyi sehingga hanya mata ilahi-Mu yang dapat melihatnya, ya Allah, dan tidak ada makhluk lain yang mampu menangkapnya. (BHSF #1365) 

Renungan 

Apa yang anda sukai di dunia ini?

Apa yang membuat anda terikat? 

Pikirkan tentang cinta duniawi terbesar anda. Semoga cinta ini termasuk anggota keluarga dan orang lain yang telah Tuhan taruh dalam hidup anda. Sekarang periksalah kasih itu dan renungkan apakah itu berpusat pada Kristus. 

Dengan mencintai mereka apakah anda benar-benar mencintai Tuhan? Atau apakah cinta duniawi ini tetap berakhir pada dirinya sendiri? 

Renungkan tujuan mencintai Tuhan sebagai satu-satunya fokus hidup anda dan cobalah untuk menemukan bagaimana anda mencintai Tuhan di dalam dan melalui setiap orang dan setiap aspek kehidupan anda. 

 


Doa 

Tuhanku, aku mencintai-Mu dan ingin mencintai-Mu di atas segalanya dan dalam segalanya. Semoga Engkau menjadi satu-satunya tujuan cintaku. Karena aku mencintai-Mu dalam semua makhluk-Mu semoga aku ditarik lebih dekat kepada-Mu dan melimpahkan rahmat-Mu yang sempurna atas hidup mereka. Yesus, Engkau andalanku.