-->

Refleksi 275 : Kemuliaan Hari-hari yang Membosankan

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 275 : Kemuliaan Hari-hari yang Membosankan 

Pada pemikiran pertama, "membosankan" dan "kemuliaan" mungkin tidak terlihat cocok kecuali jika digunakan secara kontras. Tetapi kedua kata ini menikah bersama dalam Pikiran Tuhan. Mereka “menikah” dalam arti bahwa kita mampu memuliakan Tuhan dan mendapatkan kekudusan melalui tugas kita sehari-hari yang membosankan. Meskipun hal ini mungkin tidak langsung terlihat, memahami hal ini akan membuka pintu ke harta Surga dengan cara yang tak terhitung jumlahnya. Dengan menemukan kebenaran spiritual yang dalam ini, anda dapat mempersembahkan setiap saat setiap hari kepada Tuhan dan memenangkan Kerahiman-Nya yang melimpah melalui setiap tindakan dalam hidup anda. Misalnya, bahkan napas anda bisa menjadi sumber Rahmat Tuhan saat anda mempersembahkannya kepada-Nya untuk kemuliaan-Nya. Jika itu tidak langsung masuk akal bagi anda, jangan mengabaikannya. (Lihat Buku Harian #1373). 

Buku Harian Santa Faustina 

(1373) O hari-hari yang serba biasa dan kelabu, dengan mata ceria dan berseri-seri, aku memandangmu. Betapa penting dan indahnya waktu yang memberi kita kesempatan untuk mengumpulkan pahala demi surga yang kekal! Aku tahu bagaimana para santo dan santa menggunakannya.  (BHSF #1373) 

Renungan 

Cobalah latihan sederhana hari ini. Saat anda menarik napas, berdoalah dalam hati agar Kehendak Tuhan memasuki jiwa anda, dan saat anda menghembuskan napas, persembahkan keegoisan anda sendiri kepada Tuhan. 

Cobalah untuk memikirkan hal ini sesering mungkin sepanjang hari. Segera anda akan menemukan bahwa anda memuliakan Tuhan bahkan melalui tindakan manusia yang paling mendasar ini. Menemukan hal ini akan membantu anda menyadari bahwa setiap tindakan dalam hari anda, sekecil apa pun, dapat menjadi sumber curahan Rahmat Tuhan. 

 


Doa 

Tuhan, saat aku bernafas, aku mengundang Kehendak dan Rahmat-Mu yang sempurna ke dalam hidupku. Dan saat aku menghembuskan napas, aku menyerahkan kepada Rahmat-Mu semua dosa dan keinginan diri ku. Yesus, tolong habiskan setiap tindakan yang kulakukan hari ini. Semoga tindakan terkecil pun dilakukan untuk-Mu dan untuk kemuliaan-Mu. Tidak ada yang terlalu kecil bagi-Mu, ya Tuhan. Semoga aku menemukan Kerahiman-Mu yang melimpah dalam segala hal sepanjang hari ku sehingga hidup ku dapat menjadi persembahan yang terus-menerus kepada-Mu dan alat Kerahiman-Mu yang terus-menerus.Yesus, Engkau andalanku.