Refleksi Harian Tentang
Kerahiman
Ilahi
365 Hari bersama Santa
Faustina
Refleksi 303: Hening
Salah satu bahaya yang banyak ditemui di dunia teknologi modern kita adalah kebisingan yang konstan. Kita dengan mudah dibombardir dengan obrolan sepanjang hari. Bisa melalui radio, TV, Internet, atau percakapan tanpa henti dari orang lain.
Jarang kita menemukan saat-saat keheningan yang luar biasa. Alhasil, ketika kesunyian ditawarkan kepada kita, kita sering melihat untuk segera mengisi kesunyian itu.
Tapi
apakah ini bijaksana?
Apakah baik mengisi pikiran kita siang dan malam dengan kebisingan?
Meskipun setiap orang akan berbeda, terutama tergantung pada panggilannya, setiap orang memang membutuhkan saat-saat hening dan menyendiri secara teratur. Tanpa ini sulit untuk diingat dan mendengar Suara Tuhan.
Tuhan berbicara dalam keheningan dan Dia ingin berkomunikasi dengan anda melalui bahasa suci ini. Jangan lari dari keheningan karena, jika anda melakukannya, anda akan lari dari Suara Tuhan (Lihat Buku Harian #1476).
Buku
Harian Santa Faustina
(1476) Oh, betapa baiknya bahwa peraturan [biara] menuntut silentium yang ketat di kamar tidur dan tidak mengizinkan kami tetap tinggal di sana kecuali kalau memang mutlak perlu. Sekarang ini aku memiliki kamar, tempat kami tidur sekamar berdua. Tetapi, pada waktu aku sakit dan aku harus terbaring di tempat tidur, aku merasakan betapa memberatkan kalau ada orang lain duduk di kamar tidur sepanjang waktu. Suster N memiliki beberapa pekerjaan tangan, dan hampir sepanjang waktu ia duduk di tempat tidur, dan suster yang lain duduk di sana juga untuk mengajarinya bagaimana mengerjakannya. SUlit sekali melukiskan betapa semua ini sangat melelahkan aku, khususnya kalau salah seorang sedang sakit dan harus menjalani malam-malamnya dalam rasa sakit. Setiap kata terasa terus berulang menusuk-nusuk otak, khususnya kalau mata menjadi berat karena kantuk. O peraturan, betapa banyak kasih yang ada dalam dirimu.... (BHSF #1476)
Renungan
Cobalah luangkan waktu hari ini sendirian dalam diam. Jika anda merasa sulit melakukannya bahkan untuk lima menit, maka ini pertanda bahwa terlalu banyak kebisingan dalam hidup anda.
Memasuki keheningan dapat menimbulkan suatu bentuk “penarikan diri” dari kebisingan. Kita cenderung merasa nyaman dengannya karena kita dihibur sepanjang hari. Tapi cobalah luangkan waktu dalam kesunyian hari ini.
Putuskan untuk melakukannya selama anda bisa. Matikan radio di dalam mobil, jalan-jalan, atau duduk dan berdoa tanpa berpikir atau berbicara, hanya berdiam diri di hadirat Tuhan.
Karunia komunikasi diam dengan Tuhan adalah karunia yang anda butuhkan dan anda akan belajar lebih banyak dari keheningan daripada berjam-jam kebisingan dunia.
Doa
Tuhan, aku ingin mencari-Mu dalam keheningan. aku memilih untuk mendengarkan bisikan lembut kasih-Mu yang diucapkan dengan cara ini. Berikan aku kebijaksanaan dan kekuatan yang kubutuhkan untuk mendedikasikan diriku pada saat-saat hening setiap hari. Semoga saat-saat ini membawa kejernihan bagi jiwaku dan pemahaman bagi hidupku.Yesus, Engkau andalanku.

