-->

Refleksi 318: Ketidakpedulian dan Kelupaan

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 318: Ketidakpedulian dan Kelupaan 

Jika anda sudah menikah dan secara teratur acuh tak acuh terhadap pasangan anda, ini akan menjadi masalah. Ketidakpedulian berarti kurangnya kepedulian yang tulus untuk kebaikan orang lain. 

Kelupaan adalah gejala ketidakpedulian di mana ketika seseorang kurang peduli, mudah untuk melupakan. Misalnya, jika anda lupa hari jadi yang penting dalam pernikahan anda, ini bisa menjadi tanda ingatan yang sangat buruk atau hati yang tidak peduli dan acuh tak acuh. 

Jika yang terakhir, ini sangat merugikan hubungan itu. Salah satu alasan hal ini menimbulkan banyak luka adalah karena penyebab luka itu tidak kentara. 

Jika seseorang secara aktif melakukan sesuatu yang menyakitkan, lebih mudah untuk menunjukkannya. Ketidakpedulian adalah pasif tindakan dalam sesuatu yang hilang. Tapi tindakan pasif ini bisa sama menyakitkannya, jika tidak lebih menyakitkan, daripada tindakan yang lebih jelas. 

Begitu pula dengan Tuhan. Ketika kita secara pasif acuh tak acuh kepada-Nya dan Kerahiman-Nya, dan ketika kita “lupa” untuk berpaling kepada-Nya siang dan malam, kita membawa banyak rasa sakit ke Hati Kudus-Nya (Lihat Buku Harian #1537). 

Buku Harian Santa Faustina 

(1537) 

27 Januari 1938.  

Hari ini, dalam ibadat Jam Kudus, Yesus mengeluh kepadaku mengenai sikap tidak tahu terima kasih dari jiwa-jiwa, 

“Sebagai balasan atas berkat-berkat-Ku, Aku menerima sikap tidak tahu terima kasih. Sebagai balasan atas kasih-Ku, Aku dilupakan dan tidak diacuhkan. Hati-Ku tidak tahan menanggung perlakuan seperti ini!” (BHSF #1537) 

Renungan 

Periksa hati nurani anda hari ini dan cobalah untuk dengan jujur ​​mengidentifikasi pergumulan apa pun yang anda hadapi dengan ketidakpedulian. Ini mungkin tidak jelas bagi anda. Anda bahkan mungkin tidak menyadari bahwa ini adalah dosa dan menyebabkan banyak luka bagi orang lain. 

Namun bentuk pengabaian ini lama kelamaan menimbulkan luka yang dalam. Cobalah untuk melakukan ujian yang jujur ​​dan jika anda menyadari bahwa ini adalah dosa anda, jangan ragu untuk melakukan sesuatu. 

Perbarui kepedulian anda terhadap mereka yang telah Tuhan tempatkan dalam hidup anda, dan terutama perbarui hati anda yang peduli terhadap Tuhan dan Rahmat yang ingin Dia limpahkan. Jika anda acuh tak acuh terhadap Kerahiman Tuhan, ini melukai Hati-Nya dan semakin merusak anda dari waktu ke waktu. 

 


Doa 

Tuhan, aku ingin peduli sampai tingkat yang terbesar. Bantu aku untuk terus menyadari orang lain dalam hidupku dan untuk mengantisipasi kebutuhan mereka, melimpahkan kasih kepada mereka. Bantulah aku untuk juga terus menyadari Kerahiman-Mu dan untuk tidak pernah acuh tak acuh terhadap karunia yang paling suci ini.Yesus, Engkau andalanku.