-->

Refleksi 343: Memuliakan Tuhan dalam Segala Sesuatu

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 343: Memuliakan Tuhan dalam Segala Sesuatu 

Sangat mudah untuk bersyukur hanya ketika segala sesuatunya berjalan baik. Namun ketika masa-masa sulit, kita cenderung mengasihani diri sendiri. Namun anda harus belajar memuliakan Tuhan dalam segala hal. 

Ada banyak nikmat dan rahmat yang Tuhan berikan kepada anda dan anda harus merasakan syukur yang tak terhingga. Berkat keluarga, penghiburan rohani, pemenuhan tugas, dll., semuanya harus menjadi kesempatan untuk bersyukur. Namun rasa syukur harus merasuki segala sesuatu dalam hidup, bahkan kesulitan. 

Berusahalah untuk memuliakan Tuhan bukan hanya karena “hal-hal baik dalam hidup,” tetapi juga melalui hal-hal sulit. Segala sesuatu bisa dipakai Tuhan untuk kemuliaan-Nya dan kita harus bersukacita atas kenyataan itu siang dan malam  (Lihat Buku Harian #1662). 

Buku Harian Santa Faustina 

O Kristus, menderita demi Engkau adalah kesukaan hati dan jiwaku. Perpanjanglah penderitaan-penderitaanku sampai tak terbatas sehingga aku dapat menunjukkan bukti cintaku kepada-Mu. Semua yang ditimpakan oleh tangan-Mu kepadaku akan kuterima. Cinta-Mu, ya Yesus, sudah cukup bagiku. Aku akan memuliakan Engkau dalam kesendirian dan kegelapan, dalam kesusahan dan ketakutan, dalam penderitaan dan kepahitan, dalam rintihan roh dan kepedihan hati. Dalam segala hal semoga Engkau tetap dipuji. Hatiku sudah sama sekali tidak terikat pada bumi sehingga Engkau sendiri sudah cukup bagiku. Sudah tidak ada satu saat pun dalam hidupku yang aku gunakan untuk diriku sendiri. (BHSF #1662) 

Renungan

Renungkan “tantangan” ini.

 

Dapatkah anda menemukan kegembiraan dalam segala hal dan mempersembahkan pujian serta rasa syukur kepada Tuhan, apa pun yang terjadi?

 

Tuhan sangat berharga dan Dia layak menerima pujian anda yang tiada henti. Dia tidak pernah meninggalkan anda dan ketika anda menyadarinya, itu akan menjadi sumber pujian dan ucapan syukur yang tiada habisnya.

 


Doa 

Tuhan, aku memuja-Mu, menyembah-Mu, memuji-Mu dan bersyukur kepada-Mu atas segala hal dalam hidupku. Terima kasih atas nikmatnya dan selalu ada saat hidup sulit. Bantulah aku untuk bertumbuh dalam rasa syukurku kepada-Mu dan untuk selalu bersukacita atas Kerahiman-Mu. Yesus, Engkau andalanku.