-->

Refleksi 345: Tenggelam dalam Tuhan

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 345: Tenggelam dalam Tuhan 

Pernahkah anda berendam di dalam Tuhan? 

Ini adalah pengalaman yang langka dan bahkan tidak ada bagi kebanyakan orang. Merendam, atau tenggelam dalam Tuhan berarti anda tenggelam begitu dalam didalam doa sehingga seolah-olah anda tersesat dalam hadirat-Nya. 

Ketika ini terjadi, Tuhan sepenuhnya mengambil alih dan merasuki jiwa anda pada saat itu. Anda mungkin tidak akan tetap seperti ini dan anda mungkin akan segera kembali ke dosa-dosa anda, tetapi saat-saat kontemplasi murni adalah harta dalam hidup ini yang melebihi apa pun. 

Ini adalah cara Tuhan memberi anda rasa kemuliaan-Nya sehingga anda semakin menginginkan Dia (Lihat Buku Harian #1669). 

Buku Harian Santa Faustina 

Ketika perarakan dimulai, aku melihat Yesus dalam cahaya yang lebih cemerlang daripada sinar matahari. Yesus memandang aku dengan penuh kasih dan berkata, 

“Hai Jantung Hati-Ku, bersukacitalah!” 

Pada saat itu juga rohku membenamkan diri dalam Dia. .... Ketika aku menjadi sadar, aku sedang berjalan di tengah perarakan bersama para suster, sementara jiwaku sepenuhnya terbenam di dalam Dia. (BHSF #1669) 

Renungan

Pertimbangkan pertanyaan apakah anda pernah membiarkan diri anda begitu tertarik ke dalam hadirat Tuhan sehingga anda lupa waktu dan ruang. Seolah-olah anda dibawa ke Hati Kristus dan beristirahat di dada-Nya.

 

Jika anda belum pernah memasuki kedalaman doa ini, ketahuilah bahwa doa itu menanti anda. Kasih Tuhan begitu dalam dan sempurna sehingga ketika anda hanya merasakannya saja, anda akan datang kembali lagi sesering mungkin.

 


Doa 

Tuhan, tariklah aku ke hadirat-Mu. Bantu aku untuk mengenal-Mu dan cinta-Mu yang sempurna. Tolonglah aku untuk merasakan Engkau dalam pemujaan dan pujian yang sempurna. Bolehkah aku menerima sekilas kemuliaan-Mu dan menikmati kesenangan itu selamanya.Yesus, Engkau andalanku.