-->

Refleksi 346: Karunia Orang Lain

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 346: Karunia Orang Lain 

Salah satu tindakan Kerahiman yang dapat anda berikan kepada orang lain adalah dengan merasakan karunia Tuhan dalam hidup mereka dan bersukacita atas kenyataan itu. 

Sayangnya, sering kali ada godaan untuk merasa iri atau iri terhadap orang lain, terutama ketika anda melihat bakat alami atau anugerah Tuhan dalam hidup mereka. Namun jika anda bisa memandangnya dengan kerendahan hati, hati anda akan tergerak melihat Tuhan bekerja di dalamnya. Anda akan melihat karunia alami mereka sebagai karunia dari Tuhan yang diberikan pada saat penciptaan jiwa mereka, dan anda akan melihat karunia supernatural mereka sebagai karunia dari Tuhan yang diberikan oleh kasih karunia-Nya. 

Berusahalah untuk bersukacita dalam kebaikan Tuhan yang hidup dalam diri semua anak-anak-Nya dan anda akan menambah karunia itu dalam hidup mereka dan juga dalam hidup anda (Lihat Buku Harian #1671). 

Buku Harian Santa Faustina 

Pada saat itu, aku berdoa kepada Tuhan untuk seseorang, dan Tuhan menjawab aku, 

“Jiwa ini sangat Kukasihi.” 

Aku sungguh sangat berbahagia mendengar hal ini. Kebahagiaan jiwa-jiwa lain memenuhi hatiku dengan sukacita yang luar biasa, dan ketika aku melihat anugerah-anugerah yang lebih mulia di dalam suatu jiwa, hatiku membubung tinggi kepada Tuhan dalam madah sembah sujud yang khusyuk.  (BHSF #1671) 

Renungan 

Apa reaksi pertama anda saat melihat bakat alami atau anugerah supranatural pada orang lain? 

Apakah anda cemburu atau iri? 

Atau apakah anda bersukacita karena anda diberkati melihat Tuhan bekerja? 

Renungkan dengan jujur ​​pertanyaan ini hari ini dan carilah yang terakhir sehingga Tuhan akan memberikan lebih banyak berkat dalam hidup anda dan mereka.

 


Doa 

Tuhan, aku berterima kasih atas cara-Mu yang bekerja pada semua anak-anak-Mu. Saat aku melihat tangan-Mu dan anugerah-Mu yang tiada habisnya, berilah aku rahmat berupa hati yang gembira sehingga aku dapat bersukacita atas kebaikan yang Engkau tawarkan kepada semua orang. Yesus, Engkau andalanku.