-->

Refleksi 349 : Kehilangan Ketenangan Hati

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 349 :Kehilangan Ketenangan Hati 

Apa yang memiliki kekuatan untuk mencuri kedamaian dan ketenangan hati anda? 

Bagaimana jika anda dihina, diejek, dihakimi dengan salah, dipenjara, dipukuli, atau bahkan dibunuh? 

Akankah semua itu merampas damai sejahtera Allah di dalam hati anda? 

Hanya jika anda membiarkannya.  Sangatlah penting bagi anda untuk mengetahui dan meyakini dengan iman yang teguh bahwa tidak ada yang dapat mencuri damai sejahtera di dalam hati anda kecuali jika anda membiarkannya.  

Tujuan anda haruslah bebas dari segala sesuatu di dunia ini.  Anda harus terlepas dari semua kekayaan, kehormatan, rasa hormat, rasa takut dan segalanya.  Jika anda sepenuhnya terlepas maka anda bebas untuk sepenuhnya melekat pada Kristus dan tidak peduli apa pun yang menghampiri anda, apa pun yang terjadi pada anda, keterikatan tunggal anda pada Tuhan dan Kehendak-Nya, tidak akan pernah bisa diambil dari anda kecuali anda membiarkannya (Lihat Buku Harian #1685). 

Buku Harian Santa Faustina 

Dalam ibadat Jam Kudus hari ini, aku minta kepada Tuhan Yesus agar Ia berkenan mengajar aku tentang kehidupan rohani. Yesus menjawab kepadaku, 

“Putri-Ku, hayatilah dengan setia kata-kata yang Kusampaikan kepadamu. Jangan menghargai hal-hal lahiriah terlalu tinggi, juga kalau hal itu tampak sangat berharga bagimu. Tinggalkanlah dirimu sendiri, dan tinggallah bersama-Ku terus-menerus. Percayakanlah segala sesuatu kepada-Ku dan jangan melakukan suatu pun dengan mengandalkan dirimu sendiri; maka engkau akan selalu memiliki kebebasan roh yang leluasa. Tidak ada situasi atau kejadian yang akan mampu mengacaukan engkau. Jangan terlalu mengacuhkan apa yang dikatakan orang. Biarlah setiap orang menghakimi engkau menurut kesukaan mereka. Jangan membela diri; penghakiman mereka tidak akan merugikan engkau. Singkirkanlah segala sesuatu begitu mereka muncul dan menuntut sesuatu, juga kalau mereka itu tampaknya sangat penting. Jangan meminta suatu pun tanpa minta pertimbangan-Ku. Biarkan mereka mengambil apa pun yang bahkan menjadi hakmu - kehormatan, nama baik - biarlah rohmu membubung di atas semua itu. Jadi, bebaskanlah dirimu dari segala sesuatu, beristirahatlah di dekat Hati-Ku, dan jangan biarkan damaimu dikacaukan oleh suatu pun. Oh, murid-Ku, camkanlah kata-kata yang telah Kusampaikan kepadamu.” (BHSF #1685) 

Renungan 

Renungkan hal-hal yang telah merampas kedamaian anda di masa lalu. Mengidentifikasi hal-hal ini akan membantu anda menyadari apa yang membuat anda terikat secara tidak sehat. 

Jika, misalnya, ejekan publik telah mencuri kedamaian anda, maka anda terlalu terikat pada reputasi anda. 

Jika kemiskinan membuat anda tertekan, berarti anda terlalu terikat pada uang. 

Jika penolakan teman atau anggota keluarga membuat anda marah, berarti anda terlalu terikat dengan orang tersebut. 

Daftar ini bisa terus bertambah. Meskipun tujuan spiritual dari pelepasan total mungkin sangat sulit untuk dipahami dan bahkan lebih sulit untuk diterima, jangan mengabaikannya terlalu cepat. 

Renungkan keterikatan yang Anda miliki, bahkan pada hal-hal yang tampak baik. Sadarilah bahwa jika satu-satunya keterikatan yang Anda miliki adalah kepada Tuhan, maka semua hal baik akan mengikuti. 



Doa 

Tuhan, aku memilih Engkau dan Kehendak-Mu sebagai satu-satunya milikku dalam hidupku. Segalanya berlalu dan semuanya bisa hilang dalam sekejap. Namun Engkau, ya Tuhan, adalah kekal dan Engkau tidak akan pernah bisa diambil jika aku memilih Engkau. Aku mencintaimu, ya Tuhan, bantulah aku untuk tetap melekat erat pada-Mu dan Kehendak-Mu. Yesus, Engkau andalanku.