-->

Refleksi 351 : Mengenal atau Mengalami Tuhan

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 351 : Mengenal atau Mengalami Tuhan 

Itu harus menjadi tujuan konstan anda untuk mengenal Tuhan. Mempelajari Kitab Suci, ajaran Gereja, dan kehidupan orang-orang kudus semuanya membantu dalam usaha ini. Tetapi mengenal Tuhan bukanlah tujuan akhir dari kehidupan. 

Pengetahuan berasal dari iman dan iman adalah hadiah dari Tuhan. Tetapi bersatu sepenuhnya dengan Allah dalam kasih adalah jauh lebih penting. Mereka tidak bertentangan, tetapi mereka tidak sama. Bahkan, kadang-kadang Tuhan akan menggelapkan pikiran seseorang dan bahkan tidak mengizinkannya untuk memahami Dia sehingga Dia dapat, sebaliknya, mengubah kehendak sehingga jiwa suci ini akan memilih Dia dan menjalani kehidupan amal bahkan dalam kegelapan iman. Ini adalah misteri yang dalam (Lihat Buku Harian #1697). 

Buku Harian Santa Faustina 

(1696) O Kristus, meskipun menuntut banyak usaha, dengan rahmat-Mu segala sesuatu dapat terlaksana. 

(1697) Hari ini, aku merasa sangat sehat, dan aku senang sekali karena dapat melaksanakan ibadat Jam Kudus. Tetapi ketika aku mulai melaksanakan Jam Kudus, penderitaan fisikku meningkat sehingga aku tidak dapat berdoa. Ketika Jam Kudus sudah usai, semua penderitaanku pun berakhir; maka aku mengeluh kepada Tuhan bahwa penderitaan-penderitaanku tidak membiarkan aku membenamkan diri dalam sengsara-Nya yang pedih, padahal aku sangat menginginkannya. Kemudian Yesus berkata kepadaku, 

“Putri-Ku, ketahuilah bahwa jikalau Aku membiarkan engkau merasakan dan memiliki pengetahuan yang lebih mendalam mengenai penderitaan-Ku, itu adalah rahmat dari Aku. tetapi, ketika pikiranmu menjadi redup dan penderitaanmu meningkat, pada saat itu engkau ambil bagian aktif dalam sengsara-Ku, dan Aku sedang menjadikan dirimu lebih serasi dengan diri-Ku. Pada saat seperti itu, lebih daripada kapan pun, tugasmu adalah menyerahkan diri kepada kehendak-Ku...”    (BHSF #1696) 

Renungan 

Apakah ada saat-saat ketika anda merasa seolah-olah anda tidak dapat memahami Tuhan atau jalan-Nya?

Apakah anda mengalami penglihatan yang kabur dan kecerdasan yang redup? 

Jika demikian, ini mungkin anugerah yang nilainya jauh lebih besar dari yang anda tahu. Pada saat-saat inilah, khususnya, Tuhan mengundang anda untuk mencintai dan memilih Kehendak-Nya meskipun kabut tampaknya telah menyelubungi. keluarkan banyak Rahmat melalui kamu.

 


Doa 

Tuhan, aku berterima kasih kepada-Mu untuk saat-saat kejelasan dalam hidup. Tetapi bahkan ketika pikirankua tampak gelap dan bingung, aku tunduk pada Kehendak-Mu yang kudus. Bantulah aku untuk mencintai-Mu dan orang lain pada saat-saat itu sehingga hidupku bisa menjadi instrumen hidup dari Kerahiman-Mu yang murni. Yesus, Engkau andalanku.

 

Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku

Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku (Audio)

Refleksi Harian Kerahiman Ilahi