-->

Refleksi 359: Cinta Keabadian

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 359: Cinta Keabadian 

Bersama Tuhan tidak ada waktu. Waktu hanyalah sebuah fenomena duniawi. Di dalam Tuhan, segala sesuatu ada, selalu ada, dan akan selalu ada. Salah satu dampak cinta abadi ini adalah Tuhan telah mengasihi anda selama-lamanya. Dia telah mengenal anda bahkan sebelum dunia dijadikan dan akan mengenal serta mengasihi anda selamanya. 

Cinta yang mencakup segalanya ini seharusnya memberi anda kenyamanan yang luar biasa. Tidak pernah ada saat di mana Tuhan tidak mengasihi anda secara sempurna dan tidak akan pernah ada saat di mana kasih-Nya gagal. Kasih Tuhan itu kekal, dan diberikan sebelum anda diciptakan, setiap detik dalam hidup anda, dan untuk kekekalan dan seterusnya (Lihat Buku Harian #1754). 

Buku Harian Santa Faustina 

“Camkanlah, Putri-Ku, berkat kaul-kaulmu, hatimu bersatu sedemikian erat dengan Aku. Sebelum menciptakan dunia, Aku sudah mengasihi engkau dengan cinta yang hari ini dialami oleh hatimu, dan sepanjang segala abad cinta-Ku tidak pernah akan berubah.” (BHSF #1754) 

Renungan 

Renungkan kekekalan hari ini. Meskipun mungkin untuk memahami apa arti keabadian, namun mustahil untuk memahami kedalamannya. Renungkan juga fakta sederhana bahwa kasih Allah itu kekal. Oleh karena itu, kebenaran yang sama juga berlaku. Kamu bisa memahami bahwa kasih Tuhan itu abadi, namun kamu tidak akan pernah memahami kedalaman kasih Tuhan. Hal ini sangat melegakan untuk diketahui. 



Doa 

Tuhan Yang Maha Kekal, aku bersyukur kepada-Mu atas kasih-Mu yang sempurna, atas sifat dan kedalamannya yang tak terhingga. Bolehkah aku menghabiskan kekekalanku dengan terjun ke dalam cinta ini, tidak pernah bosan menerimanya dan semakin tenggelam dalam keindahannya. Yesus, Engkau andalanku.