-->

Refleksi 68 : Bersukacita dalam Kebaikan Orang Lain

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 68 : Bersukacita dalam Kebaikan Orang Lain 

Ketika orang lain melakukan perbuatan baik, bagaimana anda bereaksi? 

Kemungkinan besar ketika seorang anak melakukan perbuatan baik, itu membawa kesenangan bagi jiwa anda. 

Tapi bagaimana dengan orang lain? 

Tanda pasti dari hati yang penuh belas kasihan adalah kemampuan untuk dengan tulus menemukan kegembiraan dalam kebaikan yang dilakukan oleh orang lain. Terlalu sering kecemburuan dan kecemburuan menghalangi bentuk Rahmat ini. Tetapi ketika kita merasa senang dengan kebaikan orang lain dan bersukacita ketika Tuhan bekerja dalam hidup seseorang, ini adalah tanda bahwa kita memiliki hati yang penuh belas kasihan (Lihat Buku Harian #241). 

Buku Harian Santa Faustina 

(241) Y,M.Y Keputusan-keputusan Khusus dari Retret 

Kasih akan sesama.

  • Pertama: Selalu siap melayani para suster.
  • Kedua: Jangan membicarakan orang-orang yang tidak hadir, dan belalah nama baik sesama.
  • Ketiga: Bersukacitalah atas keberhasilan orang lain. (BHSF #241) 

Renungan 

Pikirkan tentang orang yang mungkin sulit bagi anda untuk memberikan pujian dan kehormatan.

Siapa yang sulit untuk dipuji dan didorong?

Mengapa cara ini? 

Kita sering menunjukkan dosa mereka sebagai alasan tetapi alasan sebenarnya adalah dosa kita sendiri. Mungkin kemarahan, kecemburuan, kecemburuan atau kebanggaan. Tapi intinya adalah kita harus menumbuhkan semangat suka cita dalam perbuatan baik yang dilakukan oleh orang lain. 

Renungkan setidaknya satu orang yang anda rasa sulit untuk dicintai dengan cara ini dan berdoalah untuk orang itu hari ini. Mintalah Tuhan kita untuk memberi anda hati yang penuh belas kasihan sehingga anda dapat bersukacita saat Dia bekerja melalui orang lain. 




Doa 

Tuhan, tolong aku untuk melihat kehadiran-Mu di dalam diri orang lain. Bantulah aku untuk melepaskan semua kesombongan, kecemburuan dan kedengkian dan untuk mencintai dengan Hati-Mu yang penyayang. Aku berterima kasih kepada-Mu karena telah bekerja dalam banyak hal melalui kehidupan orang lain. Bantulah aku untuk melihat-Mu bekerja bahkan di antara orang-orang berdosa yang paling besar sekalipun. Dan saat aku menemukan kehadiran-Mu, tolong isi aku dengan sukacita yang mengungkapkan dirinya dengan rasa syukur yang tulus. Yesus, Engkau andalanku.


Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku

Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku (Audio)

Refleksi Harian Kerahiman Ilahi