-->

Refleksi 7 : Menetapkan Hari Raya Kerahiman Ilahi

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari  bersama  Santa Faustina

 


Refleksi 7 : Menetapkan Hari Raya Kerahiman Ilahi 

Catatan: 

Refleksi 1-10 memberikan pengenalan umum tentang Buku Harian dari Santa Faustina dan Kerahiman Ilahi. Dimulai dengan Refleksi 11 kita akan mulai merenungkan isinya dengan kutipan-kutipan ke Buku Harian. Untuk saat ini, selama 10 hari pertama ini, gunakan refleksi pendahuluan singkat ini untuk membantu menetapkan dasar pemahaman Anda tentang devosi baru kepada Kerahiman Ilahi untuk direnungkan sepanjang tahun. 

Buku Harian Santo Faustina memanggil kita ke bentuk devosi baru dalam berbagai cara. Cara kedua adalah melalui perayaan Minggu Kerahiman Ilahi. Yesus memberi tahu Santo Faustina bahwa Dia menginginkan Pesta Kerahiman tahunan yang khusyuk. Hari Raya Kerahiman Ilahi ini ditetapkan sebagai perayaan universal pada hari Kedelapan setelah Paskah. Pada hari itu pintu air Rahmat dibuka dan banyak jiwa disucikan. Rencanakan untuk menjadikan pesta khusyuk ini sebagai hari perayaan besar tahun mendatang. 

Renungan

Mulailah, hari ini, menantikan Pesta Kerahiman yang berpuncak ini! Renungkan fakta bahwa hanya dengan mengadakan pesta khusyuk seperti itu merupakan tanda kuat dari keinginan di dalam Hati Tuhan untuk mencurahkan Rahmat-Nya kepada kita. 


Doa

Tuhan, semoga aku selalu menghormati dan merayakan Pesta Kerahiman yang indah. Semoga hatiku, dan hati semua anak-anak-Mu yang setia, terbuka untuk semua yang ingin Engkau berikan kepada kami melalui pesta ini.

Yesus, aku percaya pada-Mu.

 

Apakah Anda siap untuk tahun baru? 

Refleksi Harian tentang Kerahiman Ilahi: 365 Hari bersama Santo Faustina dimulai hari ini. Saat kami mempersiapkan tahun baru belas kasih Tuhan ini, kami mengundang Anda untuk mengundang keluarga dan teman-teman untuk bergabung dengan kami dalam perjalanan ini!


Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku

Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku (Audio)

Refleksi Harian Kerahiman Ilahi