-->

Refleksi 86 : Melelehkan Hati yang Paling Keras

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 86 : Melelehkan Hati yang Paling Keras 

Bayangkan sebuah balok es yang besar. Sekarang bayangkan ada koin berharga di tengah blok itu. Untuk mendapatkan koin itu, balok harus dicairkan. Jadi bisa dengan hati kita. Beberapa hati telah menjadi begitu keras dari waktu ke waktu sehingga tampaknya hanya ada sedikit kesempatan untuk mencairkannya sehingga memunculkan nilai dan martabat sejati dari orang itu. Tetapi Yesus adalah Matahari yang bersinar yang sinarnya bersinar dengan intensitas yang besar. Dalam hadirat-Nya yang terus-menerus, bahkan hati yang paling keras pun akan luluh (Lihat Buku Harian #370). 

Buku Harian Santa Faustina 

(370) Pada hari itu juga ketika aku berada di gereja menunggu pengakuan dosa, aku melihat sinar seperti yang sudah-sudah memancar dari monstran dan menyebar ke seluruh gereja. Ini berlangsung selama ibadat. Sesudah Kebaktian kepada Sakramen Mahakudus [sinar memancar] ke kedua sisi gereja dan kembali lagi ke monstrans. Sinar itu tampak cemerlang dan transparan seperti kristal. Aku minta kepada Yesus agar Ia berkenan menyalakan api cinta-Nya dalam semua jiwa yang telah menjadi beku. Di bawah sinar-sinar itu, hati akan menjadi hangat, juga kalau sebelumnya ia beku seperti suatu balok es; demikian juga, kalau sebelumnya ia keras seperti batu, ia akan remuk menjadi debu. 

Vilnius, 4 Februari 1935. 

Retret Delapan Hari. 

Yesus, Raja Kerahiman, sekali lagi tiba saatnya aku akan sendirian bersama-Mu. Oleh karena itu, aku mohon kepada-Mu, demi segala cinta yang membakar Hati-Mu, untuk menghancurkan sama sekali cinta diri yang masih ada dalam diriku dan di lain pihak untuk menyalakan dalam hatiku apa cinta-Mu yang paling murni. (BHSF #370)

Renungan 

Apakah anda mengenal seseorang yang telah anda “hapuskan” karena kekerasan hatinya yang terus-menerus? 

Apakah anda mengenal seseorang yang tampaknya tidak mau berubah, tahun demi tahun? 

Jangan kehilangan harapan. Ketahuilah bahwa jika anda terus-menerus bertindak sebagai prisma di mana rahmat dan Rahmat Tuhan bersinar, bahkan hati yang paling keras pun dapat disentuh.

 


Doa 

Tuhan, aku berdoa, hari ini, bagi mereka yang paling keras dalam dosa-dosa mereka. Engkau tahu hati semua orang dan Engkau tahu pikiran semua orang. Tolong tuntunlah aku kepada mereka yang paling membutuhkan Kerahiman Ilahi-Mu dan gunakan aku sebagai saluran rahmat-Mu yang mulia dan hangat. Yesus, Engkau andalanku.

 


Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku

Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku (Audio)

Refleksi Harian Kerahiman Ilahi