-->

Refleksi 87 : Kehendak Tuhan dalam Segala Hal

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 87 : Kehendak Tuhan dalam Segala Hal 

Bukankah lebih baik jika anda bisa selalu melakukan Kehendak Tuhan? 

Jika anda dapat dengan mudah membuat pilihan untuk mengatakan "Ya" dengan sempurna kepada Tuhan dalam segala hal dan dalam setiap situasi? 

Yang benar adalah bahwa anda bisa. Satu-satunya hal yang menghalangi anda dari pilihan mutlak ini adalah kemauan keras anda sendiri (Lihat Buku Harian #374). 

Buku Harian Santa Faustina 

(374) Vilnius, 4 Februari 1935. 

Mulai hari ini, kehendakku sendiri sudah tidak ada. 

Pada saat aku berlutut untuk menyalibkan kehendakku sendiri, seperti telah diminta Tuhan untuk kulakukan, aku mendengar suara ini di dalam jiwaku, 

“Mulai hari ini, jangan takut akan penghakiman Allah sebab engkau tidak akan dihakimi.” 

Vilnius, 4 Februari 1935. 

Mulai hari ini, aku akan melakukan Kehendak Allah di mana saja, kapan saja dan dalam apa saja. (BHSF #374) 

Renungan 

Sulit untuk mengakui bahwa kita keras kepala dan penuh dengan keinginan diri sendiri. Sulit untuk melepaskan kehendak kita sendiri dan memilih, sebaliknya, Kehendak Tuhan dalam segala hal. Meskipun mungkin sulit, kita harus menjadikan ini tekad kita yang teguh. Dan ketika kita gagal, kita harus menyelesaikannya lagi. Jangan pernah lelah untuk mencoba lagi dan lagi. Usaha anda yang tidak pernah gagal membawa sukacita bagi Hati Tuhan kita.

 


Doa 

Tuhan, aku ingin memeluk Kehendak Ilahi-Mu dalam segala hal. Bantu aku untuk bebas dari keinginan egoisku sendiri dan untuk memilih hanya Engkau dalam segala hal. Aku menyerahkan diriku ke dalam tangan-Mu. Ketika aku jatuh, bantu aku untuk bangkit kembali daripada menyerah pada keputusasaan.. Yesus, Engkau andalanku. 


Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku

Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku (Audio)

Refleksi Harian Kerahiman Ilahi