-->

Refleksi 96 : Rencana Besar Tuhan Bagi Anda

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 96 : Rencana Besar Tuhan Bagi Anda

 

Kita semua kadang-kadang bisa bermimpi tentang keagungan. 

 

Bagaimana jika saya kaya dan terkenal?

 

Bagaimana jika saya memiliki kekuatan besar di dunia ini?

 

Bagaimana jika saya adalah Paus atau Presiden?

 

Tapi yang bisa kita yakini adalah bahwa Tuhan memang memiliki hal-hal besar dalam pikiran kita. Dia memanggil kita ke suatu kebesaran yang tidak pernah kita bayangkan. Satu masalah yang sering muncul adalah, ketika kita mulai merasakan apa yang Tuhan inginkan dari kita, kita lari dan bersembunyi. Kehendak Ilahi Tuhan sering memanggil kita keluar dari zona nyaman kita dan membutuhkan kepercayaan yang besar dari-Nya dan penyerahan kepada Kehendak Kudus-Nya (Lihat Buku Harian #429). 

Buku Harian Santa Faustina 

(429) Mei 1935. 

Saat Khusus. 

Ketika aku menyadari rencana-rencana besar Allah bagiku, aku merasa takut akan keagungan rencana-rencana itu dan merasa sangat tidak mampu untuk memenuhinya. Maka aku mulai menghindari percakapan batin dengan Dia, sambil mengisi waktu dengan doa vokal. Aku melakukan ini terdorong oleh kerendahan hati, tetapi aku segera menyadari bahwa itu bukan kerendahan hati yang sejati, tetapi lebih merupakan godaan besar dari setan. Pada suatu kesempatan, sebagai ganti doa batin, aku mulai membaca sebuah buku rohani. Ketika itu, aku mendengar kata-kata ini diucapkan secara jelas dan tegas di dalam jiwaku, 

“Engkau akan menyiapkan dunia untuk kedatangan-Ku yang terakhir.” 

Kata-kata ini sangat menyentuh hatiku, dan meskipun aku berpura-pura tidak mendengarnya, aku sungguh memahaminya dan tidak mempunyai keragu-raguan mengenai hal itu. Pernah karena keletihan akibat pergulatan cinta dengan Allah ini, dan karena terus menerus mencari dalih dengan alasan bahwa aku tidak mampu melaksanakan tugas ini, aku ingin meninggalkan kapel. Tetapi, suatu kekuatan menarik aku kembali dan aku merasa tidak berdaya. Kemudian aku mendengar kata-kata ini, 

“Engkau bermaksud meninggalkan kapel, tetapi tidak akan mampu meninggalkan Aku karena Aku ada di mana-mana. Dari dirimu sendiri engkau tidak dapat berbuat apa-apa, tetapi bersama-Ku engkau dapat mengerjakan segala sesuatu.” (BHSF #429) 

Renungan

 

Apakah anda percaya bahwa Tuhan akan melimpahkan Rahmat-Nya yang tak terbatas kepada anda?

 

Tujuannya adalah untuk memastikan hal ini. Kita tidak sampai pada kepastian ini karena kebaikan kita sendiri; melainkan, kita sampai pada hal itu sebagai hasil dari Rahmat Tritunggal Mahakudus yang tak terduga dan tak terbatas.

 


Doa 

Tuhan, aku mencintai-Mu dan aku ingin percaya pada Kerahiman-Mu yang sempurna sampai-sampai tidak ada keraguan dalam pikiran dan hatiku bahwa Engkau akan memberikan hadiah yang berharga ini. Bantulah aku untuk percaya pada Rahmat-Mu karena kebaikan-Mu yang tak terbatas. Sucikan aku dari semua keraguan, Tuhan yang terkasih, dan bantu aku untuk lebih percaya kepada-Mu. Yesus, Engkau andalanku.


Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku

Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku (Audio)

Refleksi Harian Kerahiman Ilahi