-->

Refleksi 97 : "Alasan" Kelemahan Kita

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 97 : "Alasan" Kelemahan Kita

 

Jika anda diminta untuk membuat kapal roket dari awal, anda mungkin berkeberatan dengan menyatakan bahwa anda tidak kompeten di bidang ini dan, oleh karena itu, tidak dapat melakukan apa yang diminta. Kita sering memiliki tanggapan yang sama kepada Tuhan mengenai Kehendak-Nya. Kita dapat dengan mudah merasa seolah-olah kita diminta terlalu banyak oleh Tuhan kita, tetapi ini adalah pemikiran yang bodoh karena Tuhan kita tidak akan pernah meminta kita untuk melakukan apa yang Dia juga tidak akan memberikan kasih karunia untuk menyelesaikannya (Lihat Buku Harian #435). 

Buku Harian Santa Faustina 

(435) 9 Juni 1935. Pentekosta. 

Ketika aku berjalan di taman pada petang hari, aku mendengar kata-kata ini, 

“Bersama dengan teman-temanmu, engkau harus memohon kerahiman bagi dirimu sendiri dan bagi dunia.” 

Aku mengerti bahwa aku tidak akan tetap berada di dalam Kongregasi tempat aku sekarang berada. Aku melihat dengan jelas bahwa kehendak Allah tentang diriku adalah lain. Tetapi, aku terus mencari dalih di hadapan Allah, sambil mengatakan kepada-Nya bahwa aku tidak mampu melaksanakan tugas ini. 

“Yesus, Engkau tahu dengan sangat baik siapakah aku ini,” [kataku], 

dan aku mulai merinci kelemahan-kelemahanku di hadapan Tuhan, sambil menyembunyikan diri di balik semua itu supaya Ia setuju bahwa aku tidak mampu melaksanakan rencana-rencana-Nya. Kemudian, aku mendengar kata-kata ini, 

“Jangan takut; Aku sendiri akan menggenapi segala sesuatu yang kurang di dalam dirimu.” 

Tetapi, kata-kata ini meresap dalam-dalam di lubuk hatiku dan membuat aku bahkan semakin menyadari kepapaanku, dan aku mengerti bahwa Allah menuntut suatu cara hidup yang lebih sempurna dariku. Tetapi, aku terus menggunakan ketidakmampuan sebagai suatu dalih.(BHSF #435) 

Renungan

 

Apa yang anda merasa tidak memenuhi syarat untuk dilakukan?

 

Mungkin itu masalah dalam keluarga anda, atau kegiatan anda dipanggil untuk membantu di gereja. Atau mungkin Tuhan kita telah menempatkan sesuatu di hatimu yang kamu hindari karena merasa tidak mampu. Tetapi jika kita percaya kepada Yesus, kita harus percaya bahwa kita akan mampu menggenapi Kehendak-Nya yang sempurna dalam hidup kita. Kita harus percaya bahwa Dia tidak akan pernah memanggil kita untuk sesuatu yang melampaui apa yang dapat kita capai melalui kasih karunia-Nya.

 


Doa 

Tuhan, aku berkata "Ya" kepada Engkau lagi hari ini. Aku, sekali lagi, memperbarui komitmenku untuk memenuhi Kehendak Kudus-Mu. Semoga aku tidak pernah membiarkan kekhawatiran atau rasa kurang percaya diri menghalangiku untuk memenuhi misi suci yang telah Engkau berikan kepadaku. Yesus, Engkau andalanku.

 

Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku
Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku (Audio)
Refleksi Harian Kerahiman Ilahi