-->

Renungan 255 : “Berkat” Dosa

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Renungan 255 : “Berkat” Dosa 

Ini mungkin tampak seperti judul yang tidak biasa. Bagaimana dosa bisa menjadi “berkat?” Benar, tegasnya, dosa adalah pelanggaran terhadap Allah dan berdampak memisahkan kita dari Allah. Jadi, dosa bukanlah berkat dalam arti sempit. Tetapi Tuhan Mahakuasa dan dapat menggunakan segalanya untuk kemuliaan-Nya, bahkan dosa kita. 

Dosa dapat dikatakan sebagai berkat hanya dalam arti bahwa ketika kita melihat dosa-dosa kita, mengakuinya, merendahkan diri kita di hadapan Tuhan dan memohon belas kasihan-Nya, Dia melimpahkannya dengan sangat melimpah. Pada akhirnya, akibat dari kerendahan hati pertobatan menghasilkan kebaikan yang jauh lebih besar daripada kerusakan yang dilakukan melalui dosa. 

Tuhan dapat memperbaiki kerusakan dengan segera, dan ketika Dia melakukannya, Dia menawarkan Rahmat yang tidak hanya menyembuhkan tetapi juga mengangkat kita lebih dekat ke Hati-Nya. Izinkan dosa anda diubah menjadi berkat oleh kuasa Allah dan anda akan takjub akan Rahmat-Nya yang tak berkesudahan (Lihat Buku Harian #1293). 

Buku Harian Santa Faustina 

(1293) Sekali peristiwa, aku jatuh lagi ke dalam suatu kesalahan meskipun aku sudah mengambil keputusan teguh untuk tidak melakukannya; memang kejatuhan itu hanyalah ketidaksempurnaan kecil dan sedikit banyak tidak aku sengaja; tetapi karena kejatuhan itu, aku merasakan sakit yang nyeri dalam jiwaku sehingga aku menghentikan pekerjaanku dan pergi ke kapel sejenak. Sambil merebahkan diri pada kaki Yesus, dengan cinta dan kepedihan yang nyeri, aku minta ampun kepada Tuhan; aku merasa sedemikian malu karena dalam percakapanku dengan Dia sesudah komuni kudus pagi ini aku telah berjanji untuk setia kepada-Nya. Kemudian aku mendengar suara ini, 

“Kalau bukan karena ketidaksempurnaan kecil ini, engkau tidak akan datang kepada-Ku. Ketahuilah bahwa setiap kali engkau datang kepada-Ku, sambil merendahkan diri dan minta ampun kepada-Ku, Aku mencurahkan rahmat yang berlimpah-limpah ke atas jiwamu; dengan seketika ketidaksempurnaan lenyap dari hadapan mata-Ku, dan Aku hanya melihat cinta serta kerendahan hatimu. Engkau tidak kehilangan suatu pun tetapi memperoleh banyak...”  (BHSF #1293) 

Renungan 

Renungkan sikap yang anda miliki sehubungan dengan dosa anda. Terlalu sering anda mungkin menyangkal dosa anda, membenarkannya atau menutup mata terhadapnya. Ini adalah kesalahan besar karena dua alasan. 

  • Pertama, melakukan ini membuat anda tidak bertobat.
  • Kedua, kegagalan untuk bertobat dengan rendah hati meninggalkan anda tanpa Rahmat Allah yang melimpah. 

Tumbuhkan di dalam hati anda keinginan yang membara untuk melihat setiap dosa yang anda lakukan. Berusahalah untuk menyadari setiap dosa, bahkan ketidaksempurnaan terkecil sekalipun. 

Perhatian bahkan pada ketidaksempurnaan rohani anda akan memampukan anda untuk merendahkan diri di hadapan Tuhan sedemikian rupa sehingga kejujuran dan ketelitian anda akan membawa berkat yang tak terhitung jumlahnya ke dalam hidup anda.  

 


Doa 

Tuhan Yesus, Anak Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini. Tuhan, aku memang melihat dosaku tetapi aku juga menyadari bahwa aku tidak melihatnya dengan cukup jelas. Tolong beri aku rahmat untuk melihat setiap dosaku, bahkan ketidaksempurnaan sekecil apa pun, dan kemudian beri aku rahmat untuk bertobat dengan rendah hati dengan hati yang tulus dan menyesal. Aku percaya pada kelimpahan Rahmat-Mu, ya Tuhan. Yesus, aku percaya pada-Mu.