-->

Refleksi 332: Jangan Pernah Lelah Terhadap Salib

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 

Refleksi 332: Jangan Pernah Lelah Terhadap Salib 

Tuhan berbicara banyak tentang penderitaan kepada Santa Faustina.  Dia banyak menderita melalui penghinaan dan penyakit fisik.  Dan Yesus tidak pernah lelah mengingatkannya bahwa penderitaannya memiliki kekuatan yang besar ketika disatukan dengan Salib-Nya.  

Pesan ini tidak boleh dilupakan.  Meskipun penderitaan mungkin bukan topik yang "menyenangkan", penderitaan adalah topik yang menggembirakan jika dipahami dengan benar.  Ketika anda menyadari bahwa penderitaan anda dapat menjadi alat Kerahiman Allah di dunia, anda tidak akan ragu untuk merangkulnya dan menyatukannya dengan Kristus.  Jangan pernah meragukan alat suci Kerahiman Allah ini (Lihat Buku Harian #1612). 

Buku Harian Santa Faustina 

20 Februari 1938. 

Hari ini, Tuhan berkata kepadaku, 

“Aku membutuhkan penderitaan-penderitaanmu untuk menyelamatkan jiwa-jiwa.” 

O Yesusku, berbuatlah padaku seperti yang Engkau kehendaki. Aku tidak memiliki keberanian untuk meminta penderitaan yang lebih berat kepada Tuhan Yesus sebab pada malam sebelumnya aku sudah menderita sedemikian banyak sehingga aku tidak mampu menanggung satu tetes lebih banyak daripada penderitaan yang telah diberikan Yesus sendiri kepadaku.(BHSF #1612) 

Renungan 

Penderitaan dan pembicaraan tentang penderitaan dapat melelahkan, tetapi hanya jika mereka tidak dipersatukan dengan Salib Tuhan kita. Ketika mereka bersatu dengan Salib-Nya, beban itu menjadi ringan. 

Renungkanlah apakah anda memahami hal ini dan menghayatinya.  Jika anda menghidupinya, anda akan menemukan bahwa penderitaan anda tidak lagi menjadi beban yang berat, melainkan menjadi sukacita.  Meskipun sulit untuk sampai pada tingkat penyerahan diri seperti ini, ini adalah panggilan anda dan imbalannya menanti. 

 


Doa 

Tuhan, kiranya aku tidak pernah bosan mempersembahkan kepada-Mu segala kepedihan dan penderitaan yang kutanggung. Ketika kesukaran berat menghadangku, bantulah aku untuk memberikannya kepada-Mu. Ketika ketidaknyamanan kecil menghampiriku, bantulah aku untuk memberikannya kepada-Mu. Aku menyatukan segala sesuatu pada Salib-Mu yang mulia, ya Tuhan, dan percaya pada kuasa-Mu yang tak terduga untuk mengubahnya. Yesus, Engkau andalanku.