-->

Refleksi 340 : Diuji

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 340 : Diuji 

Ini mungkin tidak langsung menyenangkan, namun ada kalanya kita mendapatkan banyak manfaat dengan diuji. Tuhan mengizinkan hal ini dalam berbagai cara. 

Diuji bukanlah sebuah godaan; sebaliknya, ini adalah cara Tuhan membiarkan kita menanggung pencobaan sehingga mengundang kita untuk lebih berserah diri pada Kehendak-Nya yang kudus. 

Ketika anda merasakan cobaan menghampiri anda, hal terbaik yang dapat anda lakukan adalah berlutut dan berdoa, 

“Tuhan, semoga Kehendak Ilahi-Mu terjadi dalam segala hal! Aku tunduk sepenuhnya pada apa pun yang Engkau kehendaki!” 

Sungguh doa yang sempurna, apalagi jika didoakan dalam konteks pencobaan. Doa ini akan memampukan anda melewati ujian (Lihat Buku Harian #1648). 

Buku Harian Santa Faustina 

Aku sedang berpikir-pikir untuk minta kepada Muder Superior agar mengizinkan orang mengantar sesuatu ke kamarku untuk menghilangkan dahagaku yang luar biasa. Tetapi, sebelum aku memintanya, Muder sendiri mulai berbicara, 

“Suster, marilah mengakhiri penyakit ini sekali untuk selama-lamanya, dengan cara apa pun. Perlu diadakan perawatan serius, atau sesuatu yang lain ... Hal seperti ini tidak dapat dibiarkan lebih lama lagi.” 

Tidak lama kemudian, ketika aku sendirian, aku berkata, 

“Ya Kristus, apa yang harus kulakukan? 

Haruskah aku minta kepada-Mu kesehatan atau kematian?” 

Aku tidak mendapat perintah yang jelas, maka aku berlutut dan berkata, 

Semoga kehendak kudus-Mu terlaksana di dalam permasalahanku ini. Berbuatlah terhadap aku, ya Yesus, seperti yang Engkau kehendaki.” 

Pada saat itu juga, aku merasa bahwa aku sama sekali sendirian, dan beragam godaan menyerbu aku. Tetapi, dalam doa yang tulus itu, aku merasakan damai dan beroleh penerangan; aku memahami bahwa superior hanya ingin mencobai aku.  (BHSF #1648) 

Renungan 

Bagaimana reaksi anda saat dihadapkan pada cobaan dalam hidup? 

Apakah anda putus asa? 

Atau apakah Anda berlutut dan menyerahkan hidup anda kepada Tuhan? 

Renungkanlah hal ini dan putuskan untuk berserah diri dalam segala hal agar kamu mampu melewati setiap ujian hidup.

 


Doa 

Tuhan, aku menyerahkan seluruh keberadaanku kepada-Mu. Ambillah semua yang aku miliki dan semua yang aku harapkan. Semua milikMu, Tuhan. Lakukanlah padaku sesukamu, kapanpun kamu mau, dan bagaimana kamu mau. Yesus, Engkau andalanku.