-->

Refleksi 342: Penyegaran Gairah

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 342: Penyegaran Gairah 

Biasanya kita tidak menggabungkan kata "gairah" dan "penyegaran" secara bersamaan.  

Bagaimana mungkin sengsara Kristus dapat menyegarkan? 

Hal ini sungguh mengerikan dan menyedihkan jika dilihat dari sudut pandang duniawi. 

Tuhan sangat menderita dan Bunda Maria yang terberkati menderita bersama-Nya dengan hati yang paling sedih. .  Tetapi mereka berdua juga mendapatkan kesegaran yang luar biasa dalam tindakan ini. Ini karena Gairah adalah cinta yang murni. Dan cinta menyegarkan kita tidak seperti yang lain. 

Ketika anda merenungkan Sengsara Tuhan kita, anda juga memberikan kegembiraan dan penyegaran kepada jiwa-Nya yang menderita dan salib-salib anda sendiri diubahkan ketika anda masuk ke dalam jiwa-Nya (Lihat Buku Harian #1657). 

Buku Harian Santa Faustina 

Minggu Palma. Aku menghadiri misa kudus, tetapi tidak memiliki kekuatan untuk pergi dan mengambil palma. Aku merasa sedemikian lemah sehingga hampir tidak dapat bertahan sampai akhir misa. Dalam misa, Yesus membuatku memahami penderitaan jiwa-Nya, dan dengan jelas aku dapat merasakan bahwa madah-madah Hosanna bergaung sebagai gema yang memilukan dalam Hati Kudus-Nya. Juga, jiwaku dibanjiri dengan samudra kepahitan, dan setiap Hosanna menembus hatiku sampai ke relung-relungnya. Segenap jiwaku ditarik erat kepada Yesus. Aku mendengar suara Yesus, 

“Putri-Ku, ibamu terhadap Aku menyegarkan diri-Ku. Dengan merenungkan sengsara-Ku, jiwamu memperoleh keindahan tersendiri yang mencolok. (BHSF #1657) 

Renungan 

Jangan pernah berhenti merenungkan Sengsara Tuhan kita. Itu harus menjadi gambaran yang tertanam di hati anda. Renungkan seberapa sering anda merenungkan tindakan cinta murni ini. 

Apakah kamu mengerti? 

Apakah anda melihat cinta dan kasih sayang yang membuat Tuhan kita menerima anugerah seperti itu? 

Arahkan pandangan anda pada Sengsara hari ini dan jangan pernah melepaskannya dari tindakan Kerahiman yang sempurna dan menyegarkan ini.


Doa 

Tuhan, bantu aku untuk melihat gairah-Mu apa adanya. Tolong buka tabir penderitaan dan kesakitan-Mu agar aku dapat melihat cinta yang membawa-Mu hingga saat ini. Saat aku memandangi keindahan ini, semoga aku membuatmu gembira dan diubahkan oleh Kerahiman-Mu.Yesus, Engkau andalanku.