-->

Refleksi 103 : Pengetahuan tentang Tuhan Melampaui Kata-kata

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 103 : Pengetahuan tentang Tuhan Melampaui Kata-kata 

Persekutuan dengan Trinitas harus menjadi tujuan utama hidup kita. Dan meskipun kita dapat berbicara dan mengucapkan kata-kata kepada Mereka, bentuk komunikasi terdalam adalah melampaui kata-kata. Ini adalah persatuan, pemberian diri kita sendiri dan berjemur dalam Rahmat Mereka. Mengenal dan berbicara dengan Trinitas harus terjadi di lubuk jiwa kita melalui bahasa yang dipahami dengan cara yang tidak dapat ditampung oleh kata-kata (Lihat Buku Harian #472). 

Buku Harian Santa Faustina 

(472) Pada hari berikutnya, dalam misa kudus, sebelum pengangkatan Hosti dalam Doa Syukur Agung, roh ini mulai melagukan kata-kata ini, 

“Kudus, Kudus, Kudus.” 

Suaranya seperti suara seribu makhluk; sama sekali mustahil untuk merumuskannya dengan kata-kata. Tiba-tiba rohku berpadu dengan Allah, dan pada saat itu juga aku melihat keagungan dan kekudusan Allah yang tak terselami dan, pada saat yang sama, aku menyadari kehampaan diriku sendiri. 

Lebih jelas daripada kapan pun sebelumnya, aku mengenal Ketiga Pribadi Ilahi: Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Tetapi, keberadaan mereka, sifat mereka, dan keagungan mereka adalah satu. Jiwaku bersatu dengan ketiga Pribadi ini; tetapi aku tidak tahu bagaimana mengungkapkannya dengan kata-kata; namun jiwaku mamahaminya dengan baik. Barangsiapa bersatu dengan Satu dari Ketiga Pribadi ilahi, ia bersatu dengan seluruh Tritunggal Mahakudus karena Keesaan ini tidak terpisahkan. 

Penglihatan ini, atau lebih tepat, pemahaman ini memenuhi jiwaku dengan kebahagiaan yang tak terbayangkan sebab Allah sedemian besar. Apa yang kulukiskan tidak dapat kulihat dengan mata indrawi, seperti pada kesempatan-kesempatan sebelumnya, tetapi murni secara batin, murni secara rohani, sama sekali bebas dari indra. Peristiwa ini berlangsung sampai akhir misa kudus. Peristwa ini sekarang sering terjadi padaku, dan tidak hanya di kapel, tetapi juga di tempat kerja, dan kadang-kadang terjadi ketika aku tidak begitu mengharapkannya. (BHSF #472) 

Renungan 

Apakah anda mengenal Tuhan?

Tahukah anda Bapa, Putra dan Roh Kudus?

Apakah anda dalam persekutuan sehari-hari dengan Mereka, berbicara kepada Mereka, mendengarkan Mereka? 

Renungkan pengetahuan anda tentang Pribadi-Pribadi Ilahi dari Trinitas. Masing-masing “berbicara” dengan caranya sendiri. Masing-masing memanggil anda, berkomunikasi dengan anda, mencintai anda. Biarkan jiwa anda mengenal Pribadi Tritunggal Mahakudus. Hubungan dengan Mereka akan memenuhi kerinduan terdalam jiwa anda.

 


Doa 

Tritunggal Mahakudus, Bapa, Putra dan Roh Kudus, silakan datang dan berdiam di dalam jiwaku. Bantu aku untuk mengenal-Mu dan mencintai-Mu di lubuk hatiku. Aku ingin berada dalam persekutuan dengan-Mu dan mendengar-Mu berbicara dalam bahasa kasih-Mu yang misterius. Tritunggal Mahakudus, aku percaya pada-Mu.


Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku

Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku (Audio)

Refleksi Harian Kerahiman Ilahi