-->

Refleksi 105 : Pengaruh Kediaman Tuhan

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 105 : Pengaruh Kediaman Tuhan 

Apa yang akan anda alami jika Tuhan tinggal sepenuhnya di lubuk jiwa anda? 

Damai, sukacita dan takjub! Dan dari karunia-karunia ini, dan dari berdiamnya Tritunggal, anda akan memiliki keberanian dalam menghadapi kesulitan, kekuatan untuk mengusir rasa takut dan pertahanan yang tak tertembus melawan si jahat, melawan kebohongan dan jeratnya. anda tidak akan bebas dari pencobaan dan penderitaan, tetapi anda akan mengatasinya karena hanya Tuhan yang berdiam di dalam diri anda, dan Dia akan menjadi perlindungan dan sukacita anda (Lihat Buku Harian #480). 

Buku Harian Santa Faustina 

(480) 29 September 

Pesta Santo Mikael Malaikat Agung 

Secara batin, aku sudah dipersatukan dengan Allah. Kehadiran-Nya merasuki diriku sampai kelubuk hatiku dan memenuhi aku dengan damai sukacita dan pesona. Sesudah berdoa sejenak aku dipenuhi dengan kekuatan dan keberanian yang luar biasa untuk menderita dan bertempur. Tidak ada suatupun yang menggentarkan aku, juga kalaupun seluruh dunia berbalik menyerang aku. Segala penderitaan hanya menyentuh permukaan, tetapi mereka tidak mampu menemukan jalan masuk kelubuk hatiku sebab Allah, yang menguatkan aku, yang memenuhi diriku, bersemayam disana. Semua jerat musuh dihancurkan pada tumpuan kaki-Nya. Dalam saat perpaduan ini, Allah menopang aku dengan kekuatan-Nya. Kekuatan-Nya tersalur kepadaku dan membuat aku mampu mengasihi Dia. Dengan kekuatannya sendiri, jiwa tidak pernah mencapai keadaan ini. Pada awal rahmat batin ini, aku dipenuhi dengan ketakutan, dan aku mulai menyerah kepadanya, tetapi dengan amat cepat, Tuhan membuat aku sadar bahwa hal ini sangat tidak berkenan di hati-Nya. Dan Dia jugalah, Dia sendiri, yang membuat ketakutanku mereda. (BHSF #480) 

Renungan 

Sudahkah Tritunggal Mahakudus menguasai jiwa anda? 

Jika demikian, tidak akan ada ruang untuk dosa atau ketakutan. Anda akan melihat buah dari berdiamnya ini dalam kehidupan sehari-hari anda dan anda akan merasa damai. Jika anda tidak melihat Tuhan bekerja dalam hidup anda dengan cara ini, undanglah Dia untuk masuk. Ini bukan undangan satu kali; melainkan harus menjadi kebiasaan dan keinginan yang tulus setiap hari. Jangan lelah mengundang Tuhan untuk tinggal di dalam anda. 

 


Doa 

Tuhan, kehadiran-Mu dalam hidupku adalah Rahmat terbesar yang pernah aku terima. Tidak ada yang lebih besar dari pada Engkau yang hidup di dalamku. Aku berterima kasih kepada-Mu karena Engkau ingin menjadi satu denganku dan menguasai hidupku. Aku menyerahkan diriku kepada-Mu dengan bebas dan tanpa syarat, karena Engkau adalah Allahku dan segalanya bagiku. Yesus, Engkau andalanku.


Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku

Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku (Audio)

Refleksi Harian Kerahiman Ilahi