Refleksi Harian Tentang
Kerahiman Ilahi
365 Hari bersama Santa Faustina
Refleksi 12 : Memuja Trinitas dalam Jiwa Anda
Adorasi dan cinta Tritunggal Mahakudus terjadi, pertama, di dalam jiwa kita. Jauh di lubuk hati kita masing-masing, Tuhan menawarkan undangan untuk menyembah Dia. Di sanalah, di dalam jiwa, Rahmat Ilahi Tuhan ditemui. Di sanalah kita mulai mempelajari apa itu Kerahiman (Lihat Diary #6).
Buku Harian Santa Faustina
(6) Aku harus menuliskan perjumpaan-perjumpaan jiwaku dengan-Mu, ya Allah, yakni perjumpaan pada saat-saat kunjungan-Mu yang istimewa.
Aku harus menulis tentang Engkau, Yang Tak Terselami dalam kerahiman-Mu terhadap jiwaku yang papa. Kehendak-Mu yang kudus adalah kehidupan jiwaku. Aku telah menerima perintah ini lewat orang yang bagiku adalah wakil-Mu di bumi ini, yang mengartikan kehendak-Mu yang kudus bagiku.
Yesus, Engkau melihat betapa sulit bagiku untuk menulis, betapa aku tak mampu merumuskan dengan jelas apa yang aku alami dalam jiwaku. Ya Allah, dapatkah sebuah pena menuliskan sesuatu yang sering kali tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata? Tetapi, Engkau memberiku perintah untuk menulisnya, ya Allah; ini sudah cukup bagiku. (BHSF #6)
Renungan
Luangkan waktu, hari ini, merenungkan berdiamnya Tritunggal Mahakudus. Tuhan ada di sana, hidup di dalam jiwa Anda sendiri. Carilah Dia, cintai Dia dan sembah kehadiran ilahi-Nya.
Tritunggal Mahakudus, aku mencintai-Mu dan memuja-Mu sebagaimana Engkau hidup di dalam jiwaku. Semoga aku mencari-Mu lebih dalam dan datang untuk mencintai-Mu dengan sepenuh hatiku. Yesus, aku percaya pada-Mu.
Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku (Audio)

