-->

Refleksi 16 : Penyerahan Total kepada Tuhan

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari  bersama  Santa Faustina


Jatuh di hadapan Tuhan. Bersujudlah di hadapan-Nya. Jika anda bisa, lakukan secara harfiah. Jika itu akan menjadi gangguan bagi orang lain maka lakukanlah secara batiniah. 

Bersujudlah di hadapan Tuhan dan mohon kepada-Nya untuk menunjukkan kepada anda Rahmat Ilahi-Nya dan Kehendak-Nya yang paling suci. 

Ada banyak waktu dalam hidup ketika satu atau dua doa sederhana tidak cukup. Yang kita butuhkan adalah benar-benar meninggalkan diri kita sendiri di hadapan Tuhan. Tentu ini yang harus kita lakukan setiap hari sepanjang hari. Tetapi untuk membawa disposisi batin dari penyerahan total ini kepada Tuhan, kita membutuhkan momen-momen konkret ketika kita menjadikan ini sebagai tindakan penyerahan kita yang mutlak dan lengkap (Lihat Buku Harian #9). 

Buku Harian Santa Faustina

(9) Sekali peristiwa, aku mengikuti pesta dansa bersama salah seorang saudari. Sementara setiap orang menikmati sukacita, jiwaku mengalami siksaan yang hebat. Tatkala aku mulai menari, tiba-tiba aku melihat Yesus di sisiku. Yesus tersiksa oleh rasa sakit, pakaian-Nya dilucuti, dan tampak seluruh tubuh-Nya penuh dengan luka. Ia mengucapkan kata-kata ini kepadaku, 

“Berapa lama Aku harus bersabar menunggumu dan berapa lama engkau akan terus mencobai Aku ?” 

Pada saat itu, musik yang memesona itu tidak terdengar lagi olehku, teman-teman yang ada bersamaku hilang dari pandanganku; hanya tinggal Yesus dan aku. Aku mengambil tempat duduk di dekat saudariku tercinta, pura-pura sakit kepala untuk menutupi apa terjadi dalam jiwaku. Sesaat kemudian, diam-diam aku menyelinap keluar, meninggalkan saudariku dan semua temanku, dan aku berjalan menuju katedral St. Stanislaus Kostka. (BHSF #9)

Renungan. 

Hari ini, seberapa dalam aku berdoa ?

Apakah aku hanya menawarkan beberapa doa di sini atau di sana?

Atau apakah aku meluangkan waktu setiap minggu untuk melakukan tindakan pengabaian total dan penyerahan diri kepada Tuhan?

Apakah aku dengan sengaja menyerahkan hidupku di hadapan Tuhan kita yang Agung dalam cinta dan kepercayaan total? 

Jika anda tidak yakin dengan pertanyaan diatas, pastikan anda melakukannya hari ini. 



Doa 

Tuhan, aku menyerahkan diriku ke dalam tangan-Mu dan percaya pada kebaikan dan Rahmat-Mu yang sempurna. Aku bersujud di hadapan Yang Mulia dan berserah diri pada kasih sayang-Mu. Yesus, aku sepenuhnya milik-Mu. Yesus, aku percaya pada-Mu.

 


Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku

Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku (Audio)

Refleksi Harian Kerahiman Ilahi