-->

Refleksi 185 : Kedermawanan dengan Sumber Daya Tak Terbatas

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 185 : Kedermawanan dengan Sumber Daya Tak Terbatas 

Jika anda menyadari kelaparan hebat di negeri yang jauh, dan juga diberkati dengan sumber daya tak terbatas untuk mengatasi kelaparan itu, mengapa anda menahan pemberian ini untuk mereka yang membutuhkan? 

Semoga anda tidak melakukannya. Mudah-mudahan anda akan melihat tanggung jawab anda dan melakukan apa yang diperlukan untuk memuaskan dahaga dan memuaskan rasa lapar mereka yang sangat membutuhkan, ketika terjadi bencana kelaparan yang hebat, dan anda diberkati dengan sumber daya yang tidak terbatas untuk mengatasi kelaparan ini. 

Kelaparan adalah rasa lapar dan haus akan rahmat Allah. Namun kebanyakan orang yang haus akan Rahmat ini tidak menyadari bahwa inilah yang mereka cari. Sumber daya tak terbatas yang telah anda berikan adalah Rahmat Tuhan. Dia telah mempercayakan anda dengan tugas menyalurkan Rahmat-Nya dan tidak menahan apa pun dari Anda. 

Apakah anda melihat pentingnya kerja sama anda dengan kasih karunia ini? 

Jangan menghindar dari panggilan Tuhan untuk membawa Rahmat-Nya yang tak terbatas kepada orang lain (Lihat Buku Harian #975). 

Buku Harian Santa Faustina 

(975) Hari ini aku mendengar kata-kata ini, 

“Berdoalah bagi jiwa-jiwa agar mereka tidak takut menghampiri Sidang Kerahiman-Ku (Sakramen Pengakuan Dosa). Jangan jemu-jemu mendoakan orang-orang berdosa. Engkau tahu betapa jiwa-jiwa itu membebani Hati-Ku. Ringankanlah dukacita-Ku yang dahsyat ini; salurkanlah kerahiman-Ku.”  (BHSF #975) 

Renungan 

Dengan cara apa Tuhan memanggil anda untuk mendistribusikan kekayaan-Nya. Tidak ada seorang pun yang layak mendapatkan Rahmat Tuhan, itulah sebabnya Rahmat. Tetapi setiap orang diundang untuk berpesta atas rahmat ini. Tuhan ingin menggunakan anda sebagai penyalur Kerahiman Ilahi-Nya. Yang perlu anda lakukan adalah bersiap dan bersedia mengizinkan Dia menggunakan anda sesuai kehendak-Nya. Anda tidak akan bertindak sendiri; sebaliknya, Tuhan akan bertindak melalui anda. Tetapi Dia hanya mampu bertindak jika anda membiarkan-Nya.

 


Doa 

Tuhan, aku berterima kasih kepada-Mu atas karunia Rahmat Ilahi-Mu yang tak terbatas. Dan aku berterima kasih kepada-Mu karena aku dipanggil untuk menjadi pemberi rahmat ini. Bantu aku untuk mengatakan "Ya" kepada-Mu dalam segala hal dan untuk menerima tanggung jawab yang telah Engkau berikan kepadaku. Gunakan aku, Tuhan terkasih, bagaimanapun Engkau mau, dan beri aku kebijaksanaan dan keberanian yang aku butuhkan untuk menjadi penyalur Rahmat Ilahi-Mu yang murah hati ke dunia yang sangat membutuhkan.  Yesus, aku percaya pada-Mu.