-->

Refleksi 192 : Mengasihi Tuhan di Saat Baik dan Buruk

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 192 : Mengasihi Tuhan di Saat Baik dan Buruk 

Sangat mudah untuk "mencintai" Tuhan ketika semuanya baik-baik saja. Tetapi ketika semuanya baik-baik saja, cinta kita tidak diuji. Ujian yang datang dari penderitaan manusia memperjelas kasih kita kepada Tuhan. Ini bisa sangat bermanfaat bagi kehidupan rohani kita. 

Sangat mudah untuk percaya bahwa kesulitan dalam hidup tidak lain adalah beban yang menyedihkan dan tidak menguntungkan dan harus dihindari dengan cara apa pun. Meskipun kita bodoh untuk menciptakan kesulitan dengan sengaja, kita masing-masing akan memiliki bagian kita dalam kehidupan ini. Oleh karena itu, setiap kesulitan dan penderitaan dalam hidup harus dirangkul sebagai kesempatan bagi anda untuk meningkatkan kepercayaan anda kepada Tuhan dan, dengan demikian, untuk meningkatkan cinta anda kepada-Nya. 

Betapa diberkatinya jiwa yang sangat menderita dalam hidup ini sementara memilih untuk mencintai Tuhan sepanjang waktu, menjadikan penderitaan itu sebagai sumber peningkatan kekudusannya (Lihat Buku Harian #1014). 

Buku Harian Santa Faustina 

(1014) 12 Maret 1937 

Aku menyaksikan keletihan dalam diri seorang imam tertentu karena Tuhan telah merintis jalan yang berat dan sulit untuknya; tetapi buah-buah pekerjaannya sungguh nyata. Semoga Tuhan memberi kita banyak jiwa seperti itu, yang di tengah siksaan-siksaan yang amat berat tetap mampu mengasihi Tuhan. (BHSF #1014) 

Renungan 

Apa yang anda keluhkan setiap hari? 

Apa yang membebanimu? 

Terlalu sering kita lari dari beban ini atau marah. Cobalah untuk melihat perjuangan anda dalam cahaya baru. Cobalah untuk melihatnya sebagai peluang untuk memperdalam kepercayaan dan cinta anda. 

Setiap penderitaan dan setiap beban dalam hidup memiliki potensi untuk diresapi dengan kekuatan spiritual Salib. Dengan merangkul mereka dalam kasih, kita merangkul Salib. Dan dengan memeluk Salib, kita semakin mencintai Tuhan. Jangan berpikir bahwa kesulitan memberi anda kualitas hidup yang buruk. Kenali mereka apa adanya sebagai hasil dari kasih karunia. Mereka adalah kesempatan untuk kekudusan dan untuk peningkatan penerimaan Rahmat Tuhan. 

 


Doa 

Tuhan, ketika aku jatuh, marah atau putus asa dalam hidup, karena kesulitan yang kualami, bantu aku menggunakan perjuangan itu sebagai kesempatan untuk kepercayaan yang lebih besar. Tuhan, aku ingin berlari ke Salib dan menerima cinta yang tercurah dari Salib-Mu sehingga aku bisa menjadi lebih seperti-Mu dalam segala hal. Tingkatkan cintaku ya Tuhan, terutama melalui setiap penderitaan dalam hidup yang aku serahkan kepada-Mu. Yesus, aku percaya pada-Mu.