-->

Refleksi 193 : Jangan Ragu

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 193 : Jangan Ragu

 

Jika anda memenangkan satu juta dolar, Anda mungkin tidak akan berkata, “Tidak, beri saya $100 saja, hanya itu yang saya inginkan.” Namun itulah yang sering kita lakukan dengan Rahmat Tuhan.

 

Tuhan menawarkan kelimpahan kekayaan dan kita memilih untuk mengambil hanya sebagian kecil. Mengapa demikian?

 

Rahmat-Nya tidak terbatas. Hal ini tak terbatas. Jika kita memahami semua yang Tuhan ingin lakukan dalam jiwa kita, dan kemudian bekerja sama dengan Dia dan mengizinkan Dia melakukannya, kita akan sangat kagum dan bersyukur selamanya bahwa kita menemukan harta yang tak ternilai ini. Mungkin masalah yang dihadapi banyak orang dalam menerima Rahmat-Nya secara lebih penuh adalah risikonya. Ini berisiko dalam arti bahwa kita harus berubah.


Akankah satu juta dolar mengubah hidup anda?

 

Mungkin. Kemungkinan besar itu akan mengubah sejumlah hal dalam hidup anda, dan belum tentu untuk kebaikan. Tetapi Rahmat Tuhan adalah harta yang jauh lebih berharga. Jangan ragu! (Lihat Buku Harian #1017). 

Buku Harian Santa Faustina 

(1017) Tuhan berkata kepadaku, 

“Aku ingin memberikan diri-Ku sendiri kepada jiwa-jiwa dan ingin memenuhi mereka dengan kasih-Ku. Tetapi, tidak banyak jiwa yang mau menerima semua rahmat yang ingin diberikan oleh kasih-Ku kepada mereka. Rahmat-Ku tidak hilang; kalau suatu rahmat ditolak oleh jiwa yang mesti menerimanya, rahmat itu akan dialihkan kepada jiwa yang lain.”  (BHSF #1008) 

Renungan

 

Apakah anda ragu-ragu dalam menerima Rahmat Tuhan?

 

Jika anda melakukannya, penting untuk menyadari hal ini, akui dan hadapi alasannya. Ini adalah jiwa langka yang benar-benar terbuka untuk semua yang Tuhan ingin berikan. 


Ini adalah jiwa yang langka yang tidak takut dengan risiko pengabaian total terhadap Rahmat Tuhan. Pilih untuk menjadi salah satu dari jiwa-jiwa langka itu dan rangkul, tanpa ragu, semua yang Tuhan ingin curahkan kepada anda dan bersukacita saat anda melihat kasih karunia-Nya mengubah hidup anda. 

 


Doa

Tuhan yang mulia, aku berterima kasih atas limpahan rahmat-Mu. Aku berterima kasih kepada-Mu karena telah mencintai ku dengan cinta yang begitu sempurna sehingga Engkau membakar dengan keinginan untuk melimpahkan kekayaan kasih karunia-Mu dalam hidup ku dengan cara yang tak ada habisnya. Semoga aku menghentikan semua keraguan dalam menghadapi hadiah yang mulia ini dan dengan rela menerima-Mu dan semua yang akan dilakukan oleh Kerahiman-Mu dalam jiwaku. Aku berterima kasih kepada-Mu, Tuhan yang terkasih. Yesus, aku percaya pada-Mu.