-->

Refleksi 199 : Kesatuan dengan Yesus adalah Persatuan dengan Orang Lain

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 199 : Kesatuan dengan Yesus adalah Persatuan dengan Orang Lain

 

Gereja itu mulia karena berbagai alasan. Salah satu aspek mulia dari Gereja adalah kesatuan yang ditemukan di dalamnya. Memang benar bahwa kadang-kadang ada banyak perpecahan internal, luka dan kekacauan dalam segala hal. Tapi ini bukan kualitas Gereja. Ini adalah akibat dari dosa para anggotanya. 

Gereja Sendiri adalah Mempelai Wanita Kristus yang Tanpa Noda. Dan semakin kita masuk ke dalam persatuan dengan Kristus Yesus, semakin penuh kita menjadi anggota Gereja yang mulia ini. Dengan mempersatukan diri kita dengan Kristus, kita mempersatukan diri kita dengan Bapa Suci. Dan dengan mempersatukan diri kita dengan Bapa Suci, kita mempersatukan diri kita dengan Santo Petrus, semua Rasul dan semua orang kudus yang hidup dan di Surga. 

Kita menjadi bersatu secara mistik dengan orang-orang Kristen di seluruh dunia dan doa dan penyembahan kita kepada Tuhan menjadi satu lagu pujian yang naik ke kemuliaan Surga. Dan saat kita menyatukan diri kita sendiri,( Lihat Buku Harian #1044). 

Buku Harian Santa Faustina 

(1044) Tiba-tiba, kehadiran Allah mencekam aku, dan serta merta aku melihat diriku berada di Roma, di kapel Bapa Suci, dan pada saat yang sama aku berada di kapel kami. Dan, perayaan Bapa Suci dan seluruh Gereja itu terkait erat dengan kapel kami dan dengan cara yang istimewa, dengan Kongregasi kami. Aku ambil bagian dalam perayaan meriah itu secara serempak di sini dan di Roma karena perayaan itu begitu erat terkait dengan Roma sehingga sebagaimana kutulis, aku bahkan tidak dapat membedakan keduanya tetapi aku sedang menulis sebagaimana aku melihatnya. Aku melihat Tuhan Yesus di kapel kami, dipajang pada monstrans pada altar utama. Kapel dihias indah layaknya untuk suatu pesta, dan pada hari itu setiap orang yang ingin datang diizinkan masuk. Khalayak sedemikian besar sehingga mata tidak dapat menangkap seluruhnya. Setiap orang ambil bagian dalam perayaan ini dengan sukacita yang besar, dan banyak dari mereka memperoleh apa yang mereka inginkan. Perayaan yang sama diselenggarakan di Roma, dalam suatu gereja yang indah, dan Bapa Suci, bersama semua klerus, sedang merayakan pesta ini, dan kemudian tiba-tiba aku melihat St.Petrus, yang berdiri di antara altar dan Bapa Suci. Aku tidak dapat mendengar apa yang dikatakan oleh St. Petrus tetapi aku melihat bahwa Bapa Suci memahami kata-katanya.... (BHSF #1044) 

Renungan 

Apakah anda melihat diri anda sebagai anggota dari satu Tubuh Kristus? 

Apakah anda mengerti bahwa anda dipanggil untuk berbagi dalam kesatuan yang berasal dari persatuan anda dengan Dia? 

Mengasihi Yesus dengan segenap pikiran, hati, jiwa, dan kekuatan menghasilkan kasih yang mendalam bagi orang lain. Jika tidak, maka itu bukanlah kasih Tuhan yang sejati. 

Renungkan pengaruh kasih anda kepada Allah terhadap hubungan anda dengan orang lain. Biarlah kasih anda kepada Allah mempengaruhi anda sedemikian rupa sehingga anda menemukan curahan kasih bagi semua orang, terutama mereka yang ada di dalam Gereja. Dan biarkan cinta itu mengungkapkan ikatan persatuan yang dalam yang terbentuk sebagai hasilnya. Persatuan itu mulia. Ini adalah berkat utama yang mengalir dari Gereja dan tanda Kerahiman Tuhan.

 


Doa 

Tuhan, tolong aku untuk selalu hidup dalam persatuan dengan-Mu dan dengan orang lain. Semoga cintaku kepada-Mu meluap ke dalam cintaku kepada sesama, terutama mereka yang menjadi anggota Gereja-Mu. Aku mengasihi-Mu, Tuhan yang terkasih, dan aku percaya kepada-Mu. Yesus, aku percaya kepada-Mu.