-->

Refleksi 22: Rahmat Berlimpah Mempererat Jiwamu

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari  bersama  Santa Faustina

  


Refleksi 22 : Rahmat Berlimpah Mempererat Jiwamu 

Perjumpaan dengan Yesus dalam jiwa anda akan membawa anda untuk merindukan lebih banyak lagi. 

Apakah anda merindukan lebih banyak dari Yesus? 

Apakah anda merindukan Rahmat-Nya? 

Hasrat akan Dia, hasrat untuk lebih, merentangkan kita dan memampukan kita untuk menerima lebih banyak Rahmat-Nya setiap hari. Biarkan keinginan untuk Tuhan kita tumbuh dalam kelimpahan dalam diri anda (Lihat Buku Harian #18). 

Buku Harian Santa Faustina

(18) Tetapi, sesudah tiga pekan, aku sadar bahwa di biara itu begitu sedikit waktu untuk berdoa, dan di antara banyak hal lain yang berkecamuk dalam jiwaku adalah keinginan untuk memasuki suatu komunitas religius dengan peraturan yang lebih ketat. 

Gagasan ini sungguh menguasai jiwaku, tetapi kehendak Allah tidak ada di dalamnya. Tetapi gagasan itu atau lebih tepat godaan itu semakin hari menjadi semakin kuat sampai pada suatu hari aku memutuskan untuk mengungkapkan rencana itu kepada Muder Superior dan untuk seterusnya meninggalkan [biara]. 

Tetapi Allah mengatur situasi sedemikian rupa sehingga aku tidak dapat berjumpa dengan Muder Superior. Sebelum pergi tidur, aku melangkah masuk ke kapel kecil dan aku minta kepada Yesus supaya memberikan terang untuk memecahkan masalah ini.

Tetapi, aku tidak menerima suatu pun dalam jiwaku kecuali kegelisahan aneh yang tidak aku pahami. Namun, kendati semuanya itu, aku menata hatiku untuk menghadap Muder Superior keesokan harinya tepat sesudah misa dan memberitahukan keputusanku kepadanya. (BHSF #18) 

Renungan 

Luangkan waktu, hari ini, melihat hatimu. 

Apakah setiap hari direntangkan oleh Rahmat Tuhan yang melimpah? 

Apakah anda melihat jiwa anda dipenuhi setiap hari sampai-sampai rasanya seperti dipenuhi dengan rasa syukur dan dipenuhi dengan cinta? 

Jika tidak, ketahuilah bahwa Tuhan ingin mencurahkan limpahan Rahmat ini ke dalam hidup anda.


 
Doa 

Tuhan, aku terbuka bagi-Mu dan Rahmat-Mu. Tapi aku tahu masih banyak lagi yang ingin Engkau curahkan kepadaku. Aku tahu Engkau ingin memenuhi jiwaku dengan kasih karunia-Mu yang melimpah sehingga melimpah dengan kasih-Mu dan kasih kepada sesama. Tolonglah aku untuk terbuka terhadap kelimpahan cinta dan belas kasihan-Mu ini. Yesus, aku percaya pada-Mu.



Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku

Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku (Audio)

Refleksi Harian Kerahiman Ilahi