-->

Refleksi 223 : Hari yang Mengerikan

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 223 : Hari yang Mengerikan 

Tidak ada dalam hidup yang harus menakutkan. Bahkan perjuangan dan penderitaan terbesar yang kita alami dapat dengan mudah diubah oleh Tuhan menjadi sumber Rahmat-Nya dan kesucian kita. Tapi ada satu hal yang akan benar-benar mengerikan jika itu menimpa kita. Dan satu hal itu adalah Hari Penghakiman jika kita tetap tertutup terhadap Rahmat Allah melalui ketegaran dan penolakan kita untuk dengan rendah hati bertobat dan mengubah hidup kita. 

Ini adalah kenyataan yang menakutkan untuk dilihat. Ketika kita berdiri di hadapan Tahta Pengadilan Allah, kita tidak akan pernah bisa membenarkan kepatuhan keras kepala kita terhadap dosa. Tidak ada jumlah rasionalisasi atau pembenaran diri yang akan menenangkan Keadilan Tuhan. 

Jangan biarkan diri anda sampai pada titik ini. Bertobatlah sekarang. Bertobatlah dengan jujur ​​dan akui dosa anda. Jangan berpegang pada kebenaran diri sendiri. Ini akan mudah dicapai jika anda memahami dengan jelas Rahmat Tuhan yang tak terbatas yang ditawarkan kepada anda sekarang dan sampai hari penghakiman anda. Setelah itu, akan terlambat. Jangan menunggu (Lihat Buku Harian #1160). 

Buku Harian Santa Faustina 

(1160) Pernah, aku bertanya kepada Tuhan Yesus bagaimana Ia dapat membiarkan begitu banyak dosa dan kejahatan dan tidak menghukumnya. Ketika itu, Tuhan menjawab aku, 

“Aku memiliki kesempatan yang tak terbatas untuk menghukum [orang-orang itu]; karena itu, Aku memperpanjang masa kerahiman bagi mereka. Tetapi, celakalah mereka kalau mereka tidak menyadari masa kunjungan-Ku ini. Putri-Ku, juru tulis kerahiman-Ku, tugasmu tidak hanya menulis mengenai kerahiman-Ku dan mewartakannya, tetapi juga memohon rahmat ini bagi mereka, supaya mereka pun dapat memuliakan kerahiman-Ku.” (BHSF #1160) 

Renungan 

Apa yang anda butuhkan untuk bertobat? Serius, apa itu? 

Jangan melekat pada pembenaran diri anda sendiri dengan bertindak seolah-olah anda tidak memiliki dosa. Anda mungkin membodohi orang lain, anda bahkan mungkin membodohi diri sendiri, tetapi anda tidak akan pernah membodohi Tuhan. Kasih-Nya kepada anda lebih besar dari yang pernah anda bayangkan dan mengetahui hal ini akan meredakan kekhawatiran anda tentang mengakui dosa anda. Lakukan dan saksikan pintu air Rahmat terbuka di depan anda. 

 


Doa

Tuhan, aku minta maaf dan aku bertobat dari dosaku. Aku sangat menyesal, terutama untuk caraku yang gagal mengakui kesalahanku dengan jujur. Berilah aku rahmat, hari ini, untuk melihat jiwaku seperti yang Engkau lihat dan untuk mengakui jalan-jalan yang telah aku berpaling dari-Mu, berpegang teguh pada dosaku sendiri dan terutama kesombonganku. Kasihanilah aku, Tuhan yang terkasih. Aku menyerahkan diriku dan semua dosaku kepada-Mu. Yesus, aku percaya kepada-Mu.