-->

Refleksi 227 : Rencana Manusia Digagalkan

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 227 : Rencana Manusia Digagalkan 

Sangat mudah bagi kita untuk datang dengan apa yang kita anggap sebagai rencana besar untuk hidup kita dan untuk kemuliaan Tuhan. Kita dapat berpikir, dan merencanakan, serta mengembangkan dan mengatur berbagai hal dengan cara tertentu hanya untuk mengetahui bahwa apa yang telah kita hasilkan bukanlah apa yang ada dalam Pikiran Tuhan. 

Kesalahan yang dialami sebagian orang adalah bahwa mereka telah gagal untuk dengan tulus mendengarkan Tuhan berbicara dan, oleh karena itu, telah gagal untuk membiarkan Dia menyusun rencana-Nya yang sempurna bagi hidup mereka dan untuk pekerjaan baik mereka dalam memuliakan Dia. 

Faktanya tetap bahwa jika sesuatu yang bukan Kehendak Tuhan, itu tidak akan terjadi. Rencana kita digagalkan oleh Kehendak Tuhan. Dan ini adalah bagus. Hal yang sama berlaku jika orang lain mencoba untuk memberikan beberapa ide kepada kita yang bertentangan dengan Kehendak Tuhan. Tuhan selalu melindungi kita dari hal ini ketika kita percaya kepada-Nya. Kadang-kadang bahwa itu memang benar (Buku Harian #1180). 

Buku Harian Santa Faustina 

(1180) 15 Juli 1937 

Pernah, aku tahu bahwa aku akan dipindahkan ke rumah lain. Pengetahuanku ini sungguh-sungguh pegetahuan batin. Pada saat yang sama, aku mendengar suatu suara di dalam jiwaku, 

“Jangan takut, Putri-Ku; Aku menghendaki bahwa engkau akan tetap tinggal di sini. Rencana-rencana manusia akan gugur karena semua itu harus selaras dengan kehendak-Ku.” (BHSF #1180) 

Renungan 

Renungkan apakah anda dengan tulus mencari Kehendak Tuhan sebelum anda mengembangkan rencana atau ide anda sendiri. Ini membutuhkan kesabaran dan penyerahan diri. 

Itu menuntut agar kita menyangkal dorongan hati dan preferensi kita sendiri dan membiarkan Tuhan berbicara dan bertindak. 

Renungkan juga, pada setiap rencana yang anda miliki untuk hidup anda sendiri yang belum membuahkan hasil. Ketahuilah bahwa ini adalah akibat dari kurangnya kepercayaan di pihak anda, atau karena rencana anda tidak selaras dengan Kehendak Tuhan. Serahkan semua “kegagalan” masa lalu yang pernah anda alami dan perbarui komitmen anda untuk hanya mencari Kehendak Tuhan.

 


Doa

Tuhan, aku percaya bahwa dalam hikmat-Mu yang sempurna, Engkau akan mengarahkan hidupku dan menuntunku untuk memberikan kemuliaan yang sempurna kepada-Mu. Bantu aku untuk menyangkal dorongan dan preferensi liar ku sendiri sehingga Engkau sendiri yang akan masuk ke dalam hidup ku dan mengambil alih. Aku memberikan semuanya kepada-Mu, Tuhan yang terkasih. Yesus, aku percaya pada-Mu.