Refleksi Harian Tentang
Kerahiman
Ilahi
365 Hari bersama Santa
Faustina
Refleksi 258 : Kedekatan Tuhan
Dimana Tuhan? Sangat mudah untuk membayangkan Tuhan berada di Surga atau di suatu tempat yang jauh, memandang rendah kita dan membimbing semua ciptaan sesuai dengan Kehendak suci-Nya. Ini benar, tetapi itu bukan gambaran lengkapnya. Tuhan itu “transenden” sempurna karena Dia jauh melampaui kita dan melampaui dunia ciptaan. Tetapi Dia juga “imanen” secara sempurna karena Dia hidup di dalam kita. Ketika Anda berdoa, carilah Dia terutama di dalam jiwa Anda sendiri. Ingatlah bahwa ketika Anda menerima Komuni Kudus, Tuhan menjadikan jiwa Anda sebuah tabernakel. Dia masuk dan tetap di dalam kecuali Dia dikecualikan karena dosa. Carilah kehadiran ilahi-Nya di dalam jiwa Anda dan Anda akan menemukan keintiman dari Kerahiman-Nya yang melimpah (Lihat Buku Harian #1302).
Buku
Harian Santa Faustina
(1302) 29 September 1937
Hari ini, kepadaku diberitahukan banyak hal mengenai misteri-misteri Allah. Kini aku memahami bahwa komuni kudus tetap berada di dalam diriku sampai komuni kudus berikut. Kehadiran Allah yang hangat dan nyata terus berlanjut di dalam jiwaku. Kesadaran akan hal ini menceburkan aku ke dalam permenungan yang mendalam, tanpa usaha sedikit pun dari pihakku.
Hatiku adalah tabernakel yang hidup, tempat Hosti yang hidup disimpan. Tidak pernah aku mencari Allah di tempat-tempat yang jauh, tetapi di dalam diriku sendiri. Dalam lubuk hatiku sendirilah aku menyatukan diri dengan Allahku. (BHSF #1302)
Renungan
Renungkan gambar tabernakel. Di dalam tempat tinggal suci itu kemuliaan penuh Tuhan ada dalam bentuk terselubung. Tapi Dia ada di sana, hidup, bersinar dan mulia.
Sekarang lihat jiwamu sebagai tabernakel ini. Lihatlah Dia datang kepadamu untuk membuat tempat tinggal-Nya di dalam dirimu. Tuhan ingin sepenuhnya hidup di dalam diri anda, menjadikan hati anda sebagai tempat peristirahatan-Nya yang lembut.
Luangkan waktu hari ini untuk mencari Tuhan kita di dalam. Bicaralah dengan-Nya, dengarkan Dia, dan berkomunikasilah dengan-Nya. Biarlah hatimu menjadi hidup dan bersinar dengan hadirat-Nya yang kudus. Karena di dalam hatimu ada hadirat Tuhan.
Doa
Tuhan, aku berterima kasih kepada-Mu karena telah datang kepadaku dan menjadikan hatiku tempat tinggal-Mu. Saya berterima kasih atas kasih dan perhatian-Mu yang sempurna dan saya berdoa agar saya dapat menemukan kehadiran ilahi-Mu dalam hidup saya lebih penuh setiap hari. Aku milik-Mu, ya Tuhan, buatlah jiwaku berseri-seri dengan kemuliaan abadi-Mu. Yesus, Engkau andalanku.

