Refleksi Harian Tentang
Kerahiman
Ilahi
365 Hari bersama Santa
Faustina
Refleksi 265 : Bahaya dan Berkah dari Nafsu
Tuhan menciptakan kita dengan nafsu. Ini bisa menjadi berkat besar dalam perjalanan kekristenan kita atau bisa menjadi jerat yang besar. Itu semua tergantung pada apa yang mengendalikan setiap gairah. Nafsu kemarahan, misalnya, bisa digunakan untuk kebaikan atau keburukan.
Ketika kemarahan mengambil alih dan sumber kemarahan ini adalah luka atau kurangnya belas kasihan terhadap orang lain, maka kita menjadi terikat oleh dosa ini. Tetapi kemarahan suci adalah anugerah dari Tuhan agar Tuhan dapat mengilhami kita untuk menjadi "galak" dalam satu atau lain tindakan.
Orang tua yang melindungi anak yang tidak bersalah dari bahaya atau konfrontasi langsung dengan kejahatan mungkin membutuhkan kemarahan suci tertentu sebagai kekuatan pendukung.
Gairah seksual adalah cara yang sama. Ketika mereka digunakan untuk persatuan pernikahan sesuai dengan rancangan Allah, mereka kudus. Ketika mereka menjadi sumber perzinahan, kepuasan diri, atau bentuk nafsu lainnya, mereka sangat merugikan kita. (Lihat Buku Harian #1331).
Buku
Harian Santa Faustina
(1331) Yesus, Engkau sendiri telah berkenan meletakkan dasar-dasar untuk kesucianku, sementara kerja sama dari pihakku tidaklah seberapa. Engkau telah mengajar aku untuk tidak menimbun barang-barang yang akan kugunakan atau kupilih sebab hatiku sendiri sedemikian rapuh. Inilah sebabnya aku telah minta kepada-Mu, o Guruku, untuk tidak menghiraukan rasa sakit yang menyayat hatiku, tetapi supaya Engkau membasmi apa saja yang barangkali menjauhkan aku dari jalan kasih. Aku tidak memahami Engkau, ya Tuhan, pada saat-saat menderita, ketika Engkau melaksanakan karya-Mu di dalam jiwaku; tetapi hari ini, aku memahami Engkau dan bersukacita dalam kebebasan rohku. Yesus sendiri telah berjaga agar hatiku tidak lagi terperangkap dalam jerat nafsu apa pun. Kini aku mengetahui sungguh-sungguh dari bahaya-bahaya macam apa Ia telah membebaskan aku, dan karena itu ucapan syukurku kepada Allah tidak terhingga. (BHSF #1331)
Renungan
Apakah nafsu anda di bawah kendali Kerahiman Tuhan yang kuat atau apakah nafsu anda mengendalikan anda?
Ini adalah pertanyaan penting untuk dijawab dengan jujur. Gairah, ketika mereka menjadi kuat dan liar, bisa sulit dikendalikan. Tetapi ketika diserahkan dengan benar kepada Tuhan, mereka menjadi sumber cinta yang memotivasi.
Renungkan dengan jujur perjuangan anda dengan hasrat anda. Ketahuilah bahwa Tuhan ingin mengubahnya menjadi berkat yang besar dan sumber banyak belas kasihan dalam hidup anda. Serahkan mereka kepada-Nya, berulang kali, melalui doa, puasa dan Pengakuan, dan Tuhan akan menertibkan dan menstabilkan karunia alami ini.
Doa
Tuhan, aku mempersembahkan kepada-Mu hatiku, jiwaku, tubuhku, pikiranku dan nafsuku. Mohon ketertiban dan stabilitas bagiku dalam segala hal dan gunakan aku sebagai alat Cinta-Mu yang suci dan penuh gairah. Yesus, Engkau andalanku.

