Refleksi Harian Tentang
Kerahiman
Ilahi
365 Hari bersama Santa
Faustina
Refleksi 269 : Tatapan Ganda pada Belas Kasihan dan Kesengsaraan
Jika anda dapat memilih dua hal untuk dilihat, apakah itu?
Idealnya, dua hal
terbesar untuk dilihat adalah Rahmat Tuhan dan kesengsaraan anda sendiri. Kemungkinan
besar, segera masuk akal bahwa Rahmat Tuhan akan menjadi salah satu hal yang
paling penting untuk dilihat, tetapi kebijaksanaan menatap kesengsaraan anda
sendiri mungkin tidak langsung terlihat.
Apa
yang perlu kita pahami adalah bahwa ada bahaya jika hanya melihat satu atau
yang lain. Jika anda memusatkan perhatian pada Rahmat Tuhan tanpa juga melihat
kesengsaraan anda, maka anda tidak akan berada dalam posisi untuk mengundang
Rahmat itu ke dalam bagian hidup anda yang paling membutuhkannya.
Dan
jika anda melihat kesengsaraan anda tanpa juga melihat Rahmat Tuhan, anda akan
dituntun ke dalam keputusasaan. Rahmat Allah diberikan agar setiap dosa, sakit
hati, kebingungan, pergumulan dan sejenisnya ada obatnya.
Tuhan kita rindu untuk menyembuhkan kita dan mengangkat beban kita. Biarkan Rahmat-Nya memenuhi semua yang membebani anda dan Rahmat-Nya akan mencapai tujuannya (Lihat Buku Harian #1345).
Buku
Harian Santa Faustina
(1345) Hari keempat.
O Yesus, aku merasa heran karena selama retret ini aku merasa baik dekat Hati-Mu. Tidak suatu pun mengusik ketenangan hatiku. Dengan satu mata, aku menatap jurang kepapaanku dan dengan mata yang lain aku menatap kedalaman kerahiman-Mu. (BHSF #1345)
Renungan
Cobalah luangkan waktu untuk diam-diam dan merenung menatap baik Rahmat Tuhan maupun beban batin anda sendiri. Saat anda melihat keduanya, coba bayangkan mereka bertemu di dalam tempat perlindungan jiwa anda. Biarkan Rahmat Tuhan menyatu dengan kesengsaraan apa pun yang anda alami dalam hidup dan, dalam tindakan itu, anda akan membiarkan Tuhan melakukan apa yang Dia ingin lakukan.
Doa
Tuhan, tolong kasihanilah aku dan sembuhkan aku. Tolong aku untuk melihat bidang-bidang hidupku yang sangat membutuhkan Kerahiman-Mu. Saat aku melihatnya, tolonglah aku untuk juga memusatkan pandanganku pada Hati KudusMu yang darinya mengalir Belas Kasih dan Rahmat. Dalam tatapan ini, semoga aku menemukan kasih sayang dan cinta-Mu yang tak berkesudahan sehingga disembuhkan dari semua yang membebaniku. Yesus, engkau andalanku.

