-->

Refleksi 295 : Pelukan Bayi Yesus

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 

Refleksi 295 : Pelukan Bayi Yesus 

Adalah paling tepat untuk merenungkan dengan penuh doa saat dipeluk dalam pelukan suci Allah kita. Memahami cinta kasih Bapa di Surga melalui pelukan suci cinta mengungkapkan kepada kita perhatian kebapakan-Nya. Berlari ke pelukan Yesus membuka hati kita untuk kasih belas kasihan-Nya. Tetapi satu gambaran yang juga berguna dan kudus untuk direnungkan adalah gambar bayi Yesus. Bayangkan jika anda mendapat hak istimewa untuk hadir ketika Yesus masih bayi. Dan bayangkan jika bayi ini melihat anda, mengulurkan tangan-Nya dan berusaha untuk dipeluk oleh anda. Dan bayangkan jika bayi ini memeluk anda erat-erat saat Dia beristirahat di hati anda. Pertukaran cinta yang suci ini pasti akan dipahami oleh para orang tua saat mereka menggendong anak-anak mereka. 

Renungkan cinta yang mendalam dan Kerahiman Tuhan yang tak terbatas yang datang kepada anda melalui pelukan hangat dan tanpa syarat dari seorang anak kecil.(Lihat Buku Harian #1442). 

Buku Harian Santa Faustina 

(1442) Pada misa tengah malam, sejak awal aku membenamkan diri dalam permenungan yang khusyuk; selama permenungan itu, aku melihat kandang Betlehem dipenuhi dengan cahaya terang benderang. Perawan kudus, yang sama sekali tenggelam dalam kasih yang mendalam, sedang membedung Bayi Yesus dengan lampin, sedangkan St.Yosef masih tidur. Baru sesudah Bunda Allah membaringkan Yesus di palungan, terang Allah membangunkan Yosef, yang kemudian juga berdoa. Tetapi, tidak lama kemudian, aku ditinggalkan sendirian bersama Bayi Yesis yang mengulurkan tangan mungil-Nya kepadaku, dan aku tahu bahwa Dia minta kugendong. Yesus mendekapkan kepala-Nya ke hatiku dan lewat tatapan mata-Nya yang dalam-dalam, Ia membuat aku tahu betapa senangnya Ia berada di dekat hatiku. Kemudian Yesus menghilang dan berbunyilah lonceng komuni kudus. Jiwaku meluap dengan sukacita. (BHSF #1442) 

Renungan 

Renungkan hari ini gambar yang indah dan suci ini. Tetapi lakukan dengan membayangkan bahwa bayi ini terbakar dengan cinta yang suci dan murni untuk anda dan rindu untuk didekatkan ke hati anda. Beristirahat di lengan anda, anda merasakan cinta dari pelukan manis ini. Ini adalah gambar Cinta Tuhan dan gambar suci. Biarkan pengalaman anda sendiri menggendong seorang anak untuk mengajari anda tentang Rahmat Tuhan. Dan ungkapkan cinta anda sendiri kepada Tuhan melalui gambar suci pelukan seorang anak ini. 

 


Doa 

Tuhanku yang terkasih, begitu kecil dan polos, semoga aku memeluk-Mu di hatiku dengan pelukan cinta yang murni. Semoga aku merasakan detak jantungmu dengan hatiku dan cintamu tercurah dalam pelukan manis ini. Aku berterima kasih kepada-Mu, Tuhan, karena telah datang ke dunia kami sebagai seorang bayi. Semoga aku selalu menghargai gambaran ini dan ditarik lebih dalam ke dalam kasihMu setiap kali aku menggendong salah satu anakMu yang berharga. Yesus, Engkau andalanku.