-->

Refleksi 31: Sifat Tuhan yang Tak Terduga

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari bersama Santa Faustina

 


Refleksi 31: Sifat Tuhan yang Tak Terduga
 

Kita tidak bisa mengenal Tuhan dalam esensi-Nya. Dia berada di luar kita dan tidak terduga. Tapi kita bisa mengenal Tuhan dengan melihat tindakan-Nya dalam hidup kita dan di dunia. Lihatlah sifat-sifat-Nya. Lihatlah karya-karya-Nya. Lihatlah apa yang telah Dia lakukan dalam hidup anda dan dalam kehidupan orang lain. Dia Mahakuasa, Maha Mengetahui, Maha Mencintai dan melimpahkan semua yang baik dalam kelimpahan (Lihat Buku Harian #30). 

Buku Harian Santa Faustina 

(30) Sekali peristiwa, aku merenung tentang Tritunggal yang mahakudus, tentang hakikat Allah. Aku sungguh-sungguh ingin mengetahui dan memahami siapa Allah itu. ... Tiba-tiba jiwaku terserap dalam apa yang tampaknya merupakan dunia yang akan datang. Aku melihat terang yang tak terhampiri, dan di dalam terang itu, tampaklah sesuatu seperti tiga sumber terang yang tidak dapat aku pahami. Dan dari dalam terang itu, terdengar suara seperti suara halilintar yang memenuhi langit dan bumi. Karena sama sekali tidak memahaminya, aku merasa sangat sedih. Tiba-tiba, dari samudra terang yang tak terhampiri itu tampil Juruselamat kita yang terkasih, yang tak terperikan indahnya dengan luka-luka-Nya yang bersinar. Dan dari balik terang itu, muncul suatu suara yang berkata, 

“Siapa Allah seturut hakikat-Nya, tidak seorang pun akan memahami-Nya, baik malaikat maupun manusia.” 

Yesus berkata kepadaku, 

“Kenalilah Allah dengan merenungkan sifat-sifat-Nya.” 

Sejenak kemudian, Ia membuat tanda salib dengan tangan-Nya dan menghilang. (BHSF #30) 

Renungan 

Renungkan, hari ini, pada sifat dan esensi Tuhan yang tak terduga. Mengetahui bahwa kita tidak pernah dapat sepenuhnya memahami kesempurnaan Tuhan adalah langkah pertama untuk mengenal Dia lebih dekat. Rendahkan diri anda, hari ini, di hadapan misteri besar Allah kita dan biarkan sifat-Nya yang tak tersentuh menyentuh hati anda.



Doa

Tuhan, Engkau dan jalan-Mu berada di luar jangkauanku. Namun dalam misteri kehadiran ilahi-Mu aku jadi mengenal-Mu. Tolong aku Tuhan, saat aku merenungkan esensi ilahi-Mu, untuk ditarik ke dalam cinta yang lebih dalam kepada-Mu. Yesus, aku percaya pada-Mu.


Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku

Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku (Audio)

Refleksi Harian Kerahiman Ilahi