-->

Refleksi 35 : Memahami Sengsara Tuhan

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari  bersama  Santa Faustina

 


Refleksi 35 : Memahami Sengsara Tuhan 

Apakah anda memahami Sengsara Tuhan kita? 

Apakah anda merasakan penderitaan-Nya di dalam jiwa anda? 

Ini mungkin, pada awalnya, tampak tidak diinginkan. Tetapi merasakan penderitaan dan Sengsara Tuhan kita adalah suatu anugerah yang besar. Saat kita merasakan penderitaan-Nya, kita kemudian harus menghadapinya dan menerimanya sebagai milik kita sendiri. Kita harus menjalani penderitaan-Nya. Dengan melakukan itu, kita mulai menemukan bahwa penderitaan-Nya tidak lain adalah kasih dan Rahmat Ilahi. Dan kita menemukan bahwa cinta dalam jiwa-Nya yang menanggung semua penderitaan memungkinkan kita untuk menanggung segala sesuatu dalam cinta. Cinta menanggung segalanya dan menaklukkan segalanya. Biarkan cinta yang suci dan murni ini memakan anda sehingga anda dapat menanggung, dalam cinta, apa pun yang anda temui dalam hidup (Lihat Buku Harian #46). 

Buku Harian Santa Faustina 

(46) Aku sering merasakan sengsara Tuhan Yesus dalam tubuhku, meskipun hal itu tidak dapat dilihat [oleh orang lain], dan aku bersukacita karenanya sebab Yesus menghendaki demikian. Tetapi, ini berlangsung hanya dalam waktu yang singkat. Penderitaan-penderitaan ini mengobarkan jiwaku dengan cinta akan Allah dan akan jiwa-jiwa yang kekal. Cinta menanggung segala sesuatu, cinta lebih kuat daripada maut, cinta tidak takut akan suatu pun.. (BHSF #46) 

Renungan 

Tataplah salib hari ini. Tataplah Pengorbanan Cinta yang sempurna. Tataplah Tuhan kita yang rela menanggung segala sesuatu karena cinta kepadamu. Renungkan misteri besar cinta dalam penderitaan dan cinta dalam pengorbanan. Pahami, terima, cintai, dan jalani.

 


Doa 

Tuhan, Salib-Mu adalah contoh sempurna dari kasih pengorbanan. Ini adalah bentuk cinta paling murni dan tertinggi yang pernah dikenal. Bantu aku untuk memahami cinta ini dan menerimanya ke dalam hatiku. Dan saat aku menerima Pengorbanan Cinta-Mu yang sempurna, bantu aku untuk menghidupi cinta itu dalam semua yang aku lakukan dan dalam semua keberadaan ku. Yesus, aku percaya pada-Mu.


Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku

Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku (Audio)

Refleksi Harian Kerahiman Ilahi