-->

Refleksi 42 : Perlakuan Tidak Adil Ditawarkan sebagai Pendamaian

 

Refleksi Harian Tentang

Kerahiman Ilahi

365 Hari  bersama  Santa Faustina



Refleksi 42 : Perlakuan Tidak Adil Ditawarkan sebagai Pendamaian 

Ada banyak waktu dalam hidup ketika kita diperlakukan tidak adil. Akibatnya, naluri pertama kita adalah melawan, membela diri, dan memastikan keadilan ditegakkan. 

Tetapi apakah itu yang Yesus lakukan? 

Tidak, Dia tetap diam dan menerima semua ketidakadilan sebagai pengorbanan untuk penebusan dosa-dosa kita. Dialah Yang Maha Adil yang menanggung semua ketidakadilan. Dalam melakukannya, Dia melakukan dua hal. 

  • Pertama, Dia menenangkan keadilan Bapa saat Dia menawarkan ketidakadilan ini untuk penebusan dosa. Inilah misteri utama dan terdalam dari iman kita. 
  • Kedua, Dia mengundang kita untuk mengikuti teladan-Nya. Dengan demikian, kita diundang untuk menerima perlakuan tidak adil dan menghadapinya dengan Rahmat dan pengampunan. 

Ini membutuhkan kekuatan batin dan cinta yang besar. Tetapi jika kita mampu menyatukan penderitaan kita yang tidak adil dengan penderitaan Kristus, kita akan memenangkan lebih banyak jiwa bagi Tuhan daripada jika kita melawan untuk memenangkan kebahagiaan sementara dari keadilan duniawi (Lihat Buku Harian #81). 

Buku Harian Santa Faustina 

(81) O Tritunggal Kudus, Allah yang Esa dan Tak terbagi, terpujilah Engkau karena anugerah yang agung dan wasiat kerahiman-Mu ini. 

Yesusku, sebagai olah penyilihan bagi para penghujat aku akan tetap diam kalau aku diperlakukan secara tidak adil, dan dengan cara ini aku ambil bagian dalam penderitaan-Mu. Dalam jiwa, aku melagukan suatu madah tanpa henti bagi-Mu, dan tak seorang pun akan menduga atau memahaminya. 

O Pencipta dan Tuhanku, hanya Engkau sendirilah yang mengetahui nyanyian jiwaku. (BHSF #81)

Renungan 

Bagaimana anda diperlakukan dengan kekejaman dan ketidakadilan?

Renungkan apa yang paling menyakitkan bagi anda dan ketahuilah bahwa penderitaan ini adalah kesempatan bagi anda untuk menebus dosa-dosa dunia. Anda dimampukan, dengan menyatukan luka anda dengan penderitaan Kristus, untuk memenangkan banyak jiwa bagi Tuhan. Inilah misteri penebusan kita. Ini adalah misteri dimana kita diundang untuk masuk ke dalam, hidup dan mempersembahkan kepada Tuhan sebagai pengorbanan cinta. Ambil langkah ke arah ini, hari ini, dan perhatikan luka yang telah anda larutkan ke dalam Mercy. 



Doa 

Tuhan, aku mempersembahkan kepada-Mu, hari ini, lukaku, rasa sakit dan semua penderitaanku. Aku secara khusus menawarkan kepada-Mu ketidakadilan yang aku hadapi dalam hidup. Semoga Engkau menghapus semua kepahitan dari hatiku dan menggantinya dengan Rahmat Ilahi-Mu. Yesus, aku percaya pada-Mu.


Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku

Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku (Audio)

Refleksi Harian Kerahiman Ilahi